Rentetan Persoalan Tak Kunjung Usai, BASMI Riau Desak Evaluasi Total Lapas Kelas IIA Pekanbaru

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Rentetan persoalan yang terus mencuat di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru kembali memicu sorotan publik. Barisan Masyarakat Bersih dari Korupsi (BASMI) Riau secara terbuka mendesak Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau untuk segera melakukan pergantian Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru sekaligus mengevaluasi secara menyeluruh kinerja jajaran pegawai.

Desakan tersebut disampaikan menyusul kaburnya narapidana kasus narkotika, Ibnu Satya Darma alias Ibnu bin Suarman, saat menjalani perawatan di RS PMC Pekanbaru. Peristiwa itu dinilai semakin memperpanjang daftar persoalan yang terjadi di Lapas Pekanbaru dan menjadi indikator perlunya pembenahan serius terhadap tata kelola pengamanan maupun pengawasan.

Baca Juga :  Hari ke 5, TNI Bersama Masyarakat Gesa Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Sukaraja Kuansing

Ketua BASMI Riau, Fadli, menilai insiden kaburnya narapidana tersebut menimbulkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat. Menurutnya, peristiwa itu patut didalami secara menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat kelalaian prosedur ataupun faktor lain yang menyebabkan narapidana dapat melarikan diri saat berada di luar lapas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Publik tentu bertanya-tanya bagaimana seorang narapidana kasus narkotika dapat melarikan diri ketika menjalani pengobatan. Karena itu diperlukan investigasi secara transparan agar penyebab kejadian ini benar-benar terungkap,” ujar Fadli. Kamis (30/7/26).

Ia menegaskan, kejadian tersebut seharusnya menjadi momentum bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kanwil Ditjenpas Riau untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem pengamanan, mekanisme pengawasan, hingga kepemimpinan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Baca Juga :  Maizar : "Kami Terbuka Terhadap Kritikan, Namun Informasi ke Publik Hendaknya Tetap Mengedepankan Klarifikasi dan Keberimbangan"

Menurut Fadli, berbagai persoalan yang berulang menunjukkan perlunya langkah tegas dari pimpinan wilayah. Ia berpendapat kepemimpinan Kalapas saat ini perlu dievaluasi demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.

Fadli juga menilai Kalapas Pekanbaru, Yuniarto gagal menahkodai kapal nya, akibatnya kapal oleng dan nyaris tenggelam, jika tidak segera digantikan oleh nahkoda yang handal, profesional, dipastikan kapal akan tenggelam.

Selain menyoroti kasus kaburnya narapidana, Fadli juga menyinggung adanya dugaan praktik pemberian perlakuan istimewa kepada narapidana tertentu serta dugaan pengendalian peredaran narkotika dari dalam lapas. Ia meminta aparat penegak hukum dan instansi berwenang menindaklanjuti berbagai informasi tersebut melalui penyelidikan yang profesional sehingga seluruh dugaan dapat dibuktikan secara objektif sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga :  Kodim 0302/Inhu Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke 79 di Gedung Dang Purnama

“Bila memang tidak terbukti, sampaikan kepada publik. Namun apabila ditemukan pelanggaran, proses hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan dapat dipulihkan,” tegasnya.

Atas dasar itu, BASMI Riau mendesak Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, untuk segera mengambil langkah konkret melalui evaluasi menyeluruh terhadap Lapas Kelas IIA Pekanbaru, termasuk mempertimbangkan pergantian pimpinan apabila dinilai diperlukan demi memperbaiki tata kelola lembaga pemasyarakatan dan mencegah terulangnya persoalan serupa di masa mendatang. (Zha)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sekolah dan Komite Kelola Seragam, BASMI Riau Desak Disdikpora Kampar Periksa SMPN 3 Siak Hulu
Jangan Jadikan Rotasi Tameng Persoalan! BASMI Riau Soroti Pelantikan Mantan Kadinkes Pekanbaru
BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka
Persoalan Gaji CS Proyek RS Otak dan Jantung, Disnakertrans Riau Akan Turunkan Tim Pengawas
BASMI Riau Bongkar Polemik Seragam SMPN 3 Siak Hulu, Dugaan Mencari Keuntungan Pribadi dari Siswa Mencuat
Rotasi Jabatan Kembali Dilakukan, Wako Agung Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya!
Riau Kejar Pembangunan Fisik, Hak Pendidikan Dipertanyakan: BOSDA dan SMAN 20 Tak Kunjung Tuntas
Bersama Mahasiswa Riau Turun Aksi di Jakarta, Maulana Ikhsan Desak Polri Bongkar Dalang Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:24 WIB

Diduga Sekolah dan Komite Kelola Seragam, BASMI Riau Desak Disdikpora Kampar Periksa SMPN 3 Siak Hulu

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Jangan Jadikan Rotasi Tameng Persoalan! BASMI Riau Soroti Pelantikan Mantan Kadinkes Pekanbaru

Jumat, 6 November 2026 - 03:14 WIB

BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka

Kamis, 5 November 2026 - 17:58 WIB

Persoalan Gaji CS Proyek RS Otak dan Jantung, Disnakertrans Riau Akan Turunkan Tim Pengawas

Kamis, 5 November 2026 - 16:31 WIB

BASMI Riau Bongkar Polemik Seragam SMPN 3 Siak Hulu, Dugaan Mencari Keuntungan Pribadi dari Siswa Mencuat

Berita Terbaru

Nasional

BSU Rp 900 Ribu Mulai Cair Bulan Ini, Cek Syarat Penerimanya

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:39 WIB

You cannot copy content of this page