Ratusan Massa dari FORMARAM Gelar Aksi, Tuntut New Paragon Ditutup

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Riau Antimaksiat (FORMARAM) menggelar aksi di depan New Paragon KTV Pool and Cafe, Jalan Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Senin (2/2/2026).

Massa menuntut pemerintah menutup operasional tempat hiburan malam tersebut. Aksi dimulai usai salat Ashar berjemaah di Masjid Nurul Ikhlas, Jalan Setia Budi, sebelum massa melakukan long march menuju lokasi.

Hingga malam hari, peserta aksi tetap bertahan di depan New Paragon dan menggelar salat berjemaah di badan jalan. Aksi ini juga dihadiri  mantan Gubernur Riau Edy Natar Nasution.

Mantan Gubri ini menegaskan penolakannya terhadap keberadaan tempat hiburan malam yang dinilai bertentangan dengan nilai agama, budaya Melayu, serta peraturan daerah.

“Kalau pengelolaan keuangan daerah dilakukan dengan bersih dan benar, pemerintah tidak perlu menggantungkan pendapatan dari tempat hiburan yang melanggar norma dan aturan,” tegas Edy di hadapan massa.

Tokoh masyarakat Azlaini Agus menambahkan, berdasarkan temuan FORMARAM, perizinan New Paragon diduga tidak sejalan dengan aktivitas yang dijalankan.

Ia mendesak Wali Kota Pekanbaru mencabut izin operasional atau membekukan sementara usaha tersebut hingga dilakukan evaluasi menyeluruh.

Baca Juga :  Program Ramadhan Lapas Pekanbaru "Titip Takjil, Titip Kasih" Disambut Antusias Keluarga Warga Binaan

Menanggapi tuntutan massa, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut yang hadir di lokasi menyampaikan permohonan maaf atas lemahnya pengawasan pemerintah daerah.

“Kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan dan akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ini akan kami laporkan kepada pimpinan daerah,” ujar Ingot.

Meski demikian, massa menyatakan tetap bertahan hingga ada langkah nyata dari pemerintah berupa penyegelan atau penutupan sementara.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian dan Satpol PP disiagakan, sementara arus lalu lintas di Jalan Sultan Syarif Kasim II dialihkan. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis
Hunian Mewah di Balik Jeruji Cibinong Disorot, Tahanan Tipikor di Rutan Sialang Bungkuk Ikut Dipertanyakan!
Satlantas Polresta Pekanbaru Buka Layanan Pengaduan Jalan, Warga Bisa Lapor Lewat Instagram
Dari Limbah Jadi Berkah! Lapas Narkotika Rumbai Manfaatkan FABA untuk Ketahanan Pangan, Paving Block Menyusul
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin di Blok Hunian WBP
Pemko Pekanbaru Alihkan Sekolah Tatap Muka Terbatas Menjadi PJJ Selama 2 Hari Kedepan
BOSDA 2024 Riau Tak Kunjung Tuntas, Inspektorat Targetkan Audit Rampung Awal November
Promosikan Batik Khas Daerah, Dandim 0302/Inhu Hadiri Batik Kuansing Carnival 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Hunian Mewah di Balik Jeruji Cibinong Disorot, Tahanan Tipikor di Rutan Sialang Bungkuk Ikut Dipertanyakan!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Satlantas Polresta Pekanbaru Buka Layanan Pengaduan Jalan, Warga Bisa Lapor Lewat Instagram

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Dari Limbah Jadi Berkah! Lapas Narkotika Rumbai Manfaatkan FABA untuk Ketahanan Pangan, Paving Block Menyusul

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Pemko Pekanbaru Alihkan Sekolah Tatap Muka Terbatas Menjadi PJJ Selama 2 Hari Kedepan

Berita Terbaru