Polemik LKBB SMAN Plus Riau, Antara Klarifikasi dan Transparansi Pendanaan

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Pemberitaan terkait kegiatan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) SMAN Plus Provinsi Riau kembali menjadi perhatian setelah Kepala SMAN Plus Riau, Edi Sutono, memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang memuat pernyataan bahwa dirinya mengatakan, “Enak nyari 100 juta dengan acara ini.”

Edi Sutono membantah pernah menyampaikan kalimat tersebut. Menurutnya, pernyataan yang sebenarnya disampaikan berkaitan dengan besarnya dukungan sponsor dan kepercayaan berbagai pihak sehingga kegiatan LKBB yang membutuhkan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah dapat terlaksana.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan pendanaan kegiatan dipercayakan kepada panitia OSIS dan pihak sekolah tidak melakukan intervensi terhadap pengelolaan dana tersebut.

Klarifikasi tersebut menimbulkan satu persoalan penting yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik, yakni mengenai dasar dan konteks pernyataan “Enak nyari 100 juta” yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya.

Apabila pernyataan tersebut memang disampaikan, tentu penting bagi media yang memuatnya untuk dapat menjelaskan konteks percakapan serta sumber atau bukti yang mendasari kutipan tersebut.

Sebaliknya, apabila narasumber membantah pernah mengucapkan kalimat tersebut, maka klarifikasi dari yang bersangkutan juga patut diberikan ruang secara proporsional kepada publik.

Hal ini sejalan dengan prinsip pemberitaan media siber yang menekankan pentingnya verifikasi dan keberimbangan, khususnya terhadap berita yang berpotensi merugikan pihak lain.

Baca Juga :  Gelar Silaturahmi, Wahyudi Panggabean Ingatkan Profesi Wartawan Itu Mulia, Jangan Merendahkan Diri

Selain persoalan kutipan, transparansi mengenai pendanaan LKBB juga menjadi hal yang relevan untuk diklarifikasi. Publik dapat mengetahui berapa total anggaran kegiatan, berapa dana yang berasal dari sponsor, apakah terdapat sumbangan wali murid, siapa yang mengelola dana, serta bagaimana pertanggungjawaban penggunaannya.

Kepala SMAN Plus Riau menyebut pertanggungjawaban kegiatan nantinya dituangkan dalam LPJ OSIS. Karena itu, LPJ tersebut menjadi salah satu dokumen penting untuk menjelaskan secara objektif penggunaan dana kegiatan.

Dengan demikian, persoalan LKBB tidak perlu diarahkan menjadi pertentangan antara pihak sekolah dengan media. Yang lebih penting adalah membuka ruang klarifikasi dan verifikasi terhadap fakta-fakta yang dapat diuji.

Baca Juga :  Kuatkan Tupoksi, Kepala KPLP Lapas Pekanbaru Perdana Pimpin Rapat Pengamanan

Publik berhak mendapatkan informasi yang akurat, sementara pihak yang diberitakan juga berhak memberikan klarifikasi apabila merasa ada bagian pemberitaan yang tidak sesuai dengan pernyataan sebenarnya.

Pada akhirnya, transparansi mengenai sumber dana, pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban kegiatan menjadi kunci agar polemik LKBB SMAN Plus Riau dapat dilihat berdasarkan data dan fakta, bukan semata-mata berdasarkan pernyataan masing-masing pihak. (Fa)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJJ Pekanbaru Diperpanjang, Hujan Turun: BASMI Riau Desak Evaluasi Penanganan Kabut Asap dan Transparansi Anggaran
Kualitas Udara Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Kembali Perpanjang PJJ Hingga Sabtu 17 Oktober
BASMI Riau Soroti Transparansi Rutan Sialang Bungkuk, Status Narapidana Inkracht Jadi Pertanyaan
BASMI Riau Soroti Tiang dan Kabel Fiber Optik Semrawut, Fadli Akbar Pertanyakan Pengawasan dan Kontribusi terhadap PAD Pekanbaru
Jangan Sampai Terlewatkan, Program Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Riau Hanya Sampai 30 November
Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis
Hunian Mewah di Balik Jeruji Cibinong Disorot, Tahanan Tipikor di Rutan Sialang Bungkuk Ikut Dipertanyakan!
Satlantas Polresta Pekanbaru Buka Layanan Pengaduan Jalan, Warga Bisa Lapor Lewat Instagram

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:25 WIB

PJJ Pekanbaru Diperpanjang, Hujan Turun: BASMI Riau Desak Evaluasi Penanganan Kabut Asap dan Transparansi Anggaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kualitas Udara Belum Membaik, Pemko Pekanbaru Kembali Perpanjang PJJ Hingga Sabtu 17 Oktober

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

BASMI Riau Soroti Transparansi Rutan Sialang Bungkuk, Status Narapidana Inkracht Jadi Pertanyaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46 WIB

BASMI Riau Soroti Tiang dan Kabel Fiber Optik Semrawut, Fadli Akbar Pertanyakan Pengawasan dan Kontribusi terhadap PAD Pekanbaru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Hak Beribadah Tetap Terjaga di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Rumbai Kedepankan Pembinaan Humanis

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page