SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap kualitas udara yang kembali memburuk dan masuk kategori Tidak Sehat, Selasa (29/9/2026) siang ini.
Berdasarkan pemantauan indeks kualitas udara (AQI⁺ US) pada pukul 11.00 WIB, kualitas udara Pekanbaru berada di angka 173 atau masuk kategori Tidak Sehat.
Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 87,1 µg/m³.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Angka tersebut menunjukkan kualitas udara kembali mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat membaik hingga masuk kategori Baik usai hujan mengguyur Pekanbaru.
Kondisi ini kembali menjadi perhatian di tengah masih adanya potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar Riau.
Berdasarkan data pemantauan pada pukul 11.00 WIB, suhu udara berada di sekitar 31 derajat Celsius, kecepatan angin 7 km/jam, dan kelembapan udara 68 persen.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap polusi udara, aktivitas di luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kualitas udara terkini.
Kondisi kualitas udara dapat berubah mengikuti cuaca, arah angin, serta konsentrasi polutan di udara. Karena itu, masyarakat diharapkan terus memantau indeks kualitas udara secara berkala.
Kembalinya kualitas udara ke kategori Tidak Sehat menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Pekanbaru, terutama setelah sebelumnya kondisi udara sempat membaik pascahujan. **
Editor : Reza


























