Dramatis! Pria di Kandis Jadi Korban Penganiayaan, Ternyata Diduga Pelaku Percobaan Perampokan Rp8 Juta

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUARANEWS86.COM || Siak – Peristiwa mengejutkan terjadi di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Seorang pria berinisial RDS dilaporkan mengalami penganiayaan hingga luka-luka. Namun, selang beberapa hari, namanya justru muncul kembali sebagai terduga pelaku percobaan perampokan dengan kekerasan terhadap uang Rp8 juta milik seorang pedagang.

Kasus pertama terjadi pada 31 Agustus 2025 malam. RDS ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka lebam di wajah, luka sayat di tangan dan ketiak, serta luka tusuk di pinggul. Ia sempat mendapat perawatan di Puskesmas Kandis sebelum kasus dilaporkan ke Polsek Kandis.

Baca Juga :  WBP Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Praktik Memandikan Jenazah

Namun, kisah berlanjut. Dalam laporan berbeda, seorang pedagang bernama Dedi C (33) mengaku menjadi korban percobaan perampokan di lokasi yang sama, yakni Jalan Libo Baru – Waduk Km.4, Desa Sam-Sam. Rombongan pelaku berupaya mengambil uang Rp8 juta miliknya setelah menghadang di jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pelaku yang diduga kuat adalah RDS. Ia sempat mengancam seraya menempelkan sebilah samurai ke leher korban. Namun, aksi tersebut mendapat perlawanan dari adik korban, Aferiandi, yang membawa arit. Duel pun tak terelakkan hingga RDS mengalami luka bacok dan ditemukan tergeletak bersimbah darah oleh warga.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Debt Collector Penusuk Advokat di Tangerang

Polisi mengamankan barang bukti berupa samurai, arit, dan tas selempang berwarna cokelat. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengusut lebih jauh keterkaitan antara kasus penganiayaan dengan percobaan perampokan tersebut.

Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani menegaskan, kedua kasus masih dalam proses hukum dan akan ditangani secara profesional.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Kedua perkara ini akan kami tangani secara objektif dan kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk langkah hukum selanjutnya,” ujar Kompol Herman Pelani. (Rls)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Berujung Maut, Jukir Minimarket di Palu Tewas Ditembak Anggota Propam Polda Sulawesi Tengah
Diduga Bawa Hasil Curian Perangkat Tower, Mobil Avanza kabur Masuk ke Mapolres Dumai, 2 Pria Diamankan
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Kedua Tangan Terborgol di Pinggir Danau
Perampok Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan Ternyata Oknum Polisi, Motif Terdesak Ekonomi
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Perampok Toko Emas Amin Setia di Tapaktuan Aceh Selatan
Gunakan Senjata Laras Panjang, Perampok Gasak Toko Emas Amin Setia di Aceh Selatan
Geledah Kafe de’Clan, Polisi Temukan Brankas Besar di Balik Etalase

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Cekcok Berujung Maut, Jukir Minimarket di Palu Tewas Ditembak Anggota Propam Polda Sulawesi Tengah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Diduga Bawa Hasil Curian Perangkat Tower, Mobil Avanza kabur Masuk ke Mapolres Dumai, 2 Pria Diamankan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Didalam Rumahnya Usai Dibacok Mantan Suami

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:25 WIB

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Kedua Tangan Terborgol di Pinggir Danau

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:37 WIB

Perampok Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan Ternyata Oknum Polisi, Motif Terdesak Ekonomi

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Karhutla Masih Mengancam, Tim Mabes TNI Audiensi dengan Pemkab Inhu

Senin, 31 Agu 2026 - 13:46 WIB