SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, meminta Dinas Pendidikan memberikan teguran hingga sanksi kepada sekolah yang masih menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), meski telah ada edaran Wali Kota terkait pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Menurut Azwendi, edaran tersebut harus dipatuhi seluruh sekolah karena dikeluarkan sebagai langkah untuk melindungi siswa dari dampak buruk kondisi kualitas udara Pekanbaru yang memburuk.
“Kita minta Dinas Pendidikan melakukan pengawasan. Kalau ada sekolah yang tidak mengindahkan edaran, berikan teguran atau sanksi sesuai aturan,” tegas Azwendi, Rabu (7/10/2026) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Azwendi menilai ketidakpatuhan terhadap edaran tersebut tidak boleh dibiarkan. Terlebih, kebijakan PJJ dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan kesehatan para siswa.
“Edaran itu dibuat untuk melindungi anak-anak kita. Jangan sampai aturan sudah dikeluarkan, tetapi di lapangan tidak dijalankan,” ujarnya.
Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memastikan seluruh sekolah mematuhi kebijakan PJJ dan tidak memberikan perlakuan berbeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.
Menurutnya, pengawasan juga penting agar kebijakan PJJ benar-benar diterapkan selama kondisi kualitas udara masih mengkhawatirkan.
Sebelumnya, TK, SD, dan SMP Islam As-Shofa di Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru, menjadi salah satu sekolah yang tetap menggelar pembelajaran tatap muka seperti biasa meski edaran PJJ telah diberlakukan.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran di kalangan wali murid. Salah seorang wali murid yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengaku khawatir apabila kebijakan PJJ tidak diindahkan pihak sekolah.
Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan tentu telah melalui pertimbangan terkait kondisi yang sedang terjadi.
“Harusnya diindahkan. Aneh saja kalau sekolah tidak patuh terhadap dinasnya. Sepatutnya sekolah memberi contoh kepatuhan terhadap aturan,” ujarnya.
Azwendi berharap Dinas Pendidikan segera melakukan pengawasan di lapangan dan memastikan seluruh satuan pendidikan menjalankan kebijakan PJJ sesuai edaran yang telah dikeluarkan.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi prioritas selama kualitas udara Pekanbaru belum membaik. **
Editor : Reza


























