Abdul Wahid, Jerit Kemiskinan Riau dan Deretan Pemimpin Bermental Korup

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

By: Wahyudi El Panggabean*)

Masa depan pemberantasan korupsi sedang dipertaruhkan hari-hari ini. Indonesia yang lebih bersih atau Indonesia yang akan membusuk (Goenawan Mohamad_Budayawan).

KRONISME kemiskinan Riau adalah jeritan panjang di genggaman pemimpin bermental korup. Paling tidak, sejak seperempat abad belakangan. Sejak era reformasi menggelinding.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak era kepemimpinan H. Saleh Djasit_militer terakhir di kursi Gubernur Riau_era kepemimpinan H.M.Rusli Zainal, era Gubernur Riau Anas Ma’mun (ketiganya divonis pengadilan sebagai terpidana korupsi). Seterusnya, era Gubernur Riau, Syamsuar hingga kini di era Gubernur Riau, Abdul Wahid, isu kemiskinan masih tetap dijadikan sebagai komoditas.

Baca Juga :  20 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme!

Kemiskinan hanya sebagai objek mengincar anggaran dengan kedok pengentasan lewat program sloganis yang dikemas rapi dibungkus sampul manipulasi.

Lihat saja, setiap tahun selalu muncul debut angka-angka untuk program strategis yang berujung pada pengentasan kemiskinan di Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Riau. Toh, realisasinya, selalu jauh dari harapan.

Kini, jabatan Gubernur Riau ada di tangan Abdul Wahid. Dengan potensi APBD Riau tahun ini sekitar Rp 9,2 Trilyun. Sementara kemiskinan masih bertengger di angka spektakuler: 460,96 ribu orang.

Angka-angka ini, sepertinya berkorelasi dengan isu tidak sedap, yang kini menerpa Abdul Wahid, di masa semester pertama kepemimpinannya.

Baca Juga :  Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo Resmi Tutup TMMD ke 127 di Kuansing

Di usia jabatannya persis seumur jagung ini, dugaan korupsi tengah diarahkan ke Abdul Wahid. Tudingan itu, terlihat serius karena KPK menyebut, mereka sudah punya data.

Seperti viral diberitakan pers, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini, menduga Abdul Wahid terseret kasus korupsi semasa berstatus Anggota Komisi XI DPR-RI.

Berdasarkan keterangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada pers, Abdul Wahid bersama 41 orang Anggota Komisi XI DPR-RI (Priode 2019-2024) diduga menerima aliran dana CSR Bank Indonesia senilai Rp 25 miliar.

Perlu diingat dana CSR BI ini, seharusnya untuk bantuan bagi rakyat miskin. “Sungguh kejam, dana yang seharusnya menjadi hak rakyat miskin justru mendarat di kantong-kantong pribadi para koruptor,” jelas mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji.

Baca Juga :  Bareskrim Polri: Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Kabel SUTET Putus Diduga karena Faktor Teknis dan Cuaca

Nah, sat ini, KPK sedang mengusut kasus dugaan mega korupsi ini. Kita tunggu, apakah Abdul Wahid, memiliki alibi. Atau justru, memperpanjang deretan penguasa bermental korup di Riau. (Fa)

*) Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H.: Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!
Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki
Tragedi Pelajar Tapung, Tim Media Telusuri Dugaan Penugasan Siswa dan Pengawasan Keselamatan Sekolah
Dua SHGB Aktif Jadi Dasar Klaim, Kuasa Hukum CV Kaluku Minta Polemik Lahan Pesisir Rumbai Diuji Lewat Jalur Hukum
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas
Polemik Pelantikan 247 Kepala Sekolah di Inhu, LIRA Dorong Pembentukan Pansus
Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Tragedi Pelajar Tapung, Tim Media Telusuri Dugaan Penugasan Siswa dan Pengawasan Keselamatan Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Dua SHGB Aktif Jadi Dasar Klaim, Kuasa Hukum CV Kaluku Minta Polemik Lahan Pesisir Rumbai Diuji Lewat Jalur Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page