Akan Ungkap Kasus ini Terang Benderang, Tim Advokasi Kawal Proses Hukum Meninggalnya H

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan akan melakukan pendampingan kasus meninggalnya Halipah (40) di Puskesmas Bluto, Sumenep, Jawa Timur. Tim advokasi bakal mengawal proses hukum meninggalnya perempuan berinisial H itu.

“Nanti kami akan bentuk tim khusus, termasuk nanti akan melaporkan peristiwa ini kepada penegak hukum. Sehingga proses penanganan tindak lanjut dari peristiwa meninggalnya almarhumah ini betul-betul bisa diselesaikan secara terang dan profesional,” kata Ketua LBH Taretan Zainurrozi pada media ini.

Rozi menyebut ada dugaan peristiwa pidana dalam kejadian ini. Ia lalu membeberkan sejumlah terjadinya dugaan kejanggalan yang dilakukan oleh petugas Puskesmas hingga menyebabkan pasien meninggal dunia.

“Dugaan kejanggalan-kejanggalan, misalnya ada dugaan kosongnya tabung ogsigen saat dipasang kepada pasien, tidak segeranya dirujuk meski fasilitas untuk menuju rumah sakit ada, seperti ambulance kabarnya standbuy di Puskesmas. Itu baru hasil keterangan pihak keluarga yang kami dapat, belum kami lakukan investigasi,” ungkap dia.

Rozi mengungkap pihaknya akan memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara menyeluruh. Timnya juga akan mendorong agar fakta-fakta kematian korban dapat terungkap terang-benderang.

“Tentu kami sebagai tim advokasi akan bekerja secara optimal, termasuk memastikan bahwa proses penanganan ini tidak hanya berhenti pada satu titik. Tapi betul-betul dilakukan secara komprehensif, bahkan sampai uji digital forensik nantinya jika diperlukan,” tegas dia.

Baca Juga :  RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-8 dengan Aksi Sosial untuk Anak Yatim Piatu

Sebelumnya Kepala Puskesmas Bluto dr. Rifmi Utami mengatakan jika pasien sudah mendapatkan penanganan sesuai standar dalam fase observasi pra-rujukan, termasuk pemasangan infus, pemberian oksigen, serta obat emergensi untuk keluhan nyeri dada.

“Tim medis telah melakukan upaya stabilisasi seoptimal mungkin sambil menyiapkan proses rujukan ke fasilitas yang lebih lengkap (dalam hal ini, juga ada satu kasus emergency yang sedang dirujuk),” katanya sebagaiman keterangan tertulis yang deterima media ini

Namun, sambung dia kondisi pasien mengalami perburukan yang tidak dapat dipertahankan meskipun intervensi medis sudah diberikan dalam upaya stabilisasi pra rujukan.

“Saat ini kami menghormati penuh perasaan keluarga, kami sampaikan belasungkawa, karena upaya kami tidak membuahkan hasil. Semoga Almarhumah husnul khotimah,” jelas dua dengan dibubuhkan emoji tangan berdoa.

Baca Juga :  Pemindahan Warga Binaan Risiko Tinggi dari Riau ke Nusakambangan: Langkah Tegas Wujudkan Lapas Bersih dan Tertib

Untuk diketahui, salah satu pasien Puskesmas Bluto berinisial H meninggal dunia, Senin, 24 November 2025. Keluarga korban menduga kematian itu akibat kelalaian petugas Puksesmas. Salah satunya adanya dugaan tabung oksigen kosong saat dilakukan tindakan medis, dan petugas terkesan melakukan pembiaran. Sehingga pasien terbengkalai di Puskesmas hingga merenggang nyawa.

Sesuai keterangan keluarga korban, pasien akan dirujuk sekitar pukul 08.00 Wib namun hingga pukil 12.00 Wib belum dirujuk hingga pasien meninggal dunia. (Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki
Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page