Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo akan Menjabat Sebagai Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Berikut Profilnya

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 00:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo

Foto: Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo

SUARANEWS86.COM || Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memutuskan membentuk 6 kodam baru. Salah satunya Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang meliputi Riau dan Kepulauan Riau.

Sosok yang akan menjabat sebagai Pangdam XIX/Tuanku Tambusai adalah Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Keputusan itu berdasarkan Skep Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan lingkungan TNI. Skep ini diterbitkan 6 Agustus 2025 dan ditandatangani langsung oleh Agus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menjabat Pangdam Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen Agus Hadi menjabat sebagai Danpussenarmed.

Baca Juga :  Polantas Menyapa, Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau Tebar Semangat Merah Putih kepada Pengendara

Berikut profil dari Mayjen Agus Hadi Waluyo

Agus Hadi merupakan lulusan Akmil 1995. Beberapa jabatan pernah ia emban selama berkarier di TNI.

Berikut daftarnya:

  • Dandim 1624/Flores Timur (2013-2014)
  • Pabandya 2/Kompred Spabad 1/Ren Spersan (2014-2016)
  • Dan Menarmed 2/1 Putra Yudha Kostrad (2016-2018)
  • Dirbinsen Pussenarmed Kodiklatad TNI AD (2018-2021)
  • Aspers Kasdam III/Siliwangi (2021-2023)
  • Danpusdikarmed (2023-2024)
  • Waasspers Panglima TNI (2024-2024)
  • Danpusseenarmed (2024-2025)

Dihimpun dari berbagai sumber, Agus Hadi dikenal mahir dalam bidang artileri medan. Karier Agus Hadi termasuk cemerlang dan berjalan lancar.

Agus Hadi Waluyo pernah menjabat Aspers Kasdam III/Siliwangi pada 2021 ketika Pangdam Siliwangi saat itu adalah Agus Subiyanto yang kini jadi Panglima TNI.

Baca Juga :  Puspom TNI Dalami Motif 4 Tersangka Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus

Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, pembentukan kodam baru ini merupakan bagian dari pengembangan TNI dalam menghadapi tantangan terkini. Sebab, tugas kodam yang ada saat ini sangat berat.

“Karena bisa dibayangkan, seorang Panglima Kodam membawahi 4 provinsi. Untuk komando dan kendalian itu terlalu luas dan terlalu jauh. Terlalu banyak yang harus diurus,” kata Kristomei usai gladi bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, di Batujajar, Jawa Barat, Jumat (8/8). **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page