Kualitas Udara Membaik, Mulai Senin Besok, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Setelah sempat menjalani pembelajaran secara daring akibat kabut asap Karhutla, kegiatan belajar mengajar di Kota Pekanbaru kembali digelar secara tatap muka di sekolah mulai Senin (31/8/2026) besok.

Keputusan ini diambil seiring membaiknya kualitas udara di Kota Pekanbaru. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengalihkan kegiatan pembelajaran ke sistem daring sejak awal pekan kemarin sebagai langkah antisipasi terhadap dampak penurunan kualitas udara akibat kabut asap Karhutla.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengajak seluruh peserta didik kembali mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari peserta didik kembali ke sekolah untuk belajar secara langsung, dan tentu kita harus memperhatikan juga tata cara sekolah di tengah kondisi ini,” kata Agung, Minggu (30/8/2026).

Baca Juga :  Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kembalinya pembelajaran tatap muka tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/25/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada satuan pendidikan tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat di Kota Pekanbaru.

Dalam edaran itu disebutkan, kebijakan tersebut mengacu pada Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Karhutla.

Selain itu, keputusan untuk kembali menerapkan pembelajaran tatap muka didasarkan pada semakin membaiknya kualitas udara Kota Pekanbaru berdasarkan hasil pemantauan BMKG.

Pada Minggu (30/8/2026) pukul 09.00 WIB, kualitas udara Kota Pekanbaru terpantau berada pada kategori “Sedang”.

Baca Juga :  Hari Juang TNI AD di Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tekankan Komitmen Jaga Lingkungan

Dengan kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara tatap muka penuh dengan mengikuti jam pembelajaran normal.

“Maka sehubungan itu proses belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka penuh di sekolah sesuai dengan jam pembelajaran normal,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal.

Meski pembelajaran kembali dilakukan di sekolah, Disdik Pekanbaru tetap meminta satuan pendidikan melakukan sejumlah penyesuaian untuk melindungi peserta didik dari dampak kualitas udara.

Salah satunya dengan membatasi aktivitas fisik di luar ruangan. Kegiatan seperti upacara, olahraga, maupun ekstrakurikuler diminta untuk dipindahkan ke dalam ruangan.

Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada peserta didik yang rentan terhadap gangguan kesehatan, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma atau ISPA.

Baca Juga :  Kodim 0302/Inhu Bersama Forum Bulog Cek Logistik ke Gudang Buloq Rengat

“Apabila kondisi kesehatan terganggu, murid diperkenankan belajar dari rumah setelah berkoordinasi dengan sekolah,” terang Jamal.

Jamal menambahkan, sekolah juga harus tetap siap menghadapi kemungkinan perubahan kualitas udara secara mendadak.

Jika kondisi udara kembali memburuk, kepala sekolah dapat mengambil langkah pengamanan sesuai situasi. Langkah tersebut dapat berupa penghentian kegiatan di luar ruangan, pemulangan peserta didik lebih awal, hingga pengalihan kembali pembelajaran ke sistem daring.

Dengan demikian, meski pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan mulai Senin, satuan pendidikan tetap diminta mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik di tengah kondisi udara yang masih perlu dipantau. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page