SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam membentuk karakter warga binaan yang religius dan berakhlak mulia terus diwujudkan melalui berbagai program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Pada Selasa (23/6), suasana Masjid Lapas Narkotika Rumbai tampak dipenuhi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti kegiatan pembelajaran agama Islam dengan penuh antusias dan semangat.
Para WBP yang tergabung sebagai santri mengikuti rangkaian pembinaan yang dipandu oleh ustaz dan tenaga pembina keagamaan. Kegiatan berlangsung tertib dengan suasana yang khusyuk dan kondusif.
Materi yang diberikan meliputi tausiyah keagamaan, pembelajaran fiqih, pembacaan Al-Qur’an, serta pendalaman ilmu agama Islam lainnya yang bertujuan memperkuat pemahaman keislaman para warga binaan.
Dalam pelaksanaannya, para santri WBP terlihat menyimak materi dengan serius di meja-meja belajar yang telah disediakan. Suasana belajar mengajar yang tercipta pun menyerupai kegiatan pendidikan di lingkungan pondok pesantren.
Program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan tersebut merupakan salah satu upaya Lapas dalam membentuk karakter positif warga binaan selama menjalani masa pidana.
Melalui pembinaan spiritual yang dilakukan secara intensif, diharapkan para WBP mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas keimanan, serta memiliki bekal moral yang kuat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai meyakini bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana efektif dalam mendorong perubahan perilaku warga binaan, sehingga saat kembali ke tengah masyarakat mereka dapat hadir sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan bermanfaat. (Rls)
























