BBPOM Pekanbaru dan Komisi IX DPR RI Edukasi Warga Kuok Cegah Stunting dan Waspada Kosmetik Ilegal

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || KAMPAR – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Posyandu Sungkai, Dusun Batu Langkah Kecil, Desa Batu Langkah Kecil, Kecamatan Kuok, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh warga RT 005 RW 002 ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat desa, khususnya terkait keamanan produk kosmetik dan penanganan stunting. Materi utama disampaikan langsung oleh Kepala BBPOM di Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengawali pemaparannya, Alex Sander menjelaskan mengenai Profil BPOM. Beliau menegaskan bahwa BPOM memiliki peran vital dalam mengawal setiap produk yang dikonsumsi atau digunakan masyarakat agar memenuhi standar keamanan dan mutu.

Baca Juga :  Atlet Juara Dunia Angkat Besi Rizki Juniansyah, Kini Resmi Sandang Pangkat Letnan Dua

“Masyarakat harus melihat BPOM sebagai mitra. Kami tidak hanya mengawasi di pabrik, tapi kami turun langsung ke desa-desa seperti ini untuk memastikan Bapak dan Ibu tahu cara membedakan mana produk yang melindungi kesehatan dan mana yang berisiko,” jelas Alex Sander.

Mengingat maraknya peredaran kosmetik ilegal yang menjanjikan hasil instan, Kepala BBPOM di Pekanbaru Alex Sander membekali warga dengan panduan Cek KLIK. Warga diajarkan untuk selalu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli kosmetik.

Kolaborasi Mencegah Stunting melalui Keamanan Pangan

Hal Lain yang ditekankan dalam KIE kali ini adalah materi mengenai Stunting dan Pencegahannya. Alex Sander menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya soal kecukupan gizi, tetapi juga keamanan pangan yang dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak.

Baca Juga :  Propam Polda Riau: 'Anggota Terlibat Kerusakan Lingkungan akan Ditindak Tegas'

Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan:
1. Memastikan asupan gizi seimbang (Protein hewani sangat penting).

2. Menjamin keamanan pangan dari bahan berbahaya (Formalin, Boraks, Pewarna Tekstil).

3. Menjaga kebersihan sanitasi dan air bersih di lingkungan rumah tangga.

Sahidin, sebagai Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga Kecamatan Kuok. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara legislatif dan BBPOM merupakan upaya nyata untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat.

“Kesehatan adalah modal utama pembangunan desa. Jika ibu-ibunya cerdas memilih kosmetik dan paham cara mencegah stunting, maka generasi masa depan di Desa Batu Langkah Kecil ini akan tumbuh sehat dan kuat. Saya akan terus mendukung program edukasi jemput bola seperti ini,” tegas Sahidin dalam arahannya.

Baca Juga :  Peringati Harlah Pancasila, Ditlantas Polda Riau Gelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di CFD

Kegiatan di Posyandu Sungkai ini berlangsung sangat interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Warga sangat terbantu dengan penjelasan mengenai cara membaca label produk dan pentingnya pemenuhan gizi untuk anak guna mencegah stunting.

Acara ditutup dengan komitmen bersama antara warga, tokoh masyarakat, dan pemerintah untuk menjadikan Desa Batu Langkah Kecil sebagai desa sadar obat dan makanan aman serta desa yang bebas stunting. (Rls/Fa)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page