DPP SPKN Soroti Dugaan Manipulasi Anggaran di Dinas PUPR Pekanbaru, Terkait Kegiatan Stadion Gelora Hangtuah

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP SPKN) Frans Sibarani sorot dugaan adanya manipulasi anggaran di dinas PUPR kota Pekanbaru terkait kegiatan Stadion Gelora Hangtuah di Jalan Palembang Kulim.

Dalam keterangan Frans Sibarani pada 3 February 2026 kepada awak media, “Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Diduga memainkan anggaran terkait pengadaan Pembuatan Tiang Gawang Stadion Gelora Hang Tuah yang berada di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim,” sebutnya.

Stadion mini sebelumnya telah diresmikan oleh Walikota Pekanbaru dan ditelah dipakai sejak tanggal 12 September tahun lalu. Namun dalam pantauan SPKN di bulan Desember 2025 terdapat kegiatan pengadaan Tiang Gawang dengan nilai Rp. 148.629.000 yang dikerjakan CV.Pivarinza Sejahtera.

Kemudian pada dokumen LPSE, penandatanganan kontrak Dinas PUPR dengan pelaksana diadakan pada tanggal 23 Desember 2025, artinya, pengadaan tersebut seolah-olah diadakan untuk pencairan anggaran.

Ada lagi kegiatan Sign Text (Papan Skor) juga di adakan pada hari yang sama senilai Rp. 199.573.000 yang dikerjakan oleh CV. Ransof.

Yang lebih anehnya lagi, Dinas PUPR menunjuk CV. Panca Putrindo Asri untuk memperbaiki pagar Stadion Mini Gelora Hangtuah pada tanggal 23 Desember 2025 dengan nilai Rp 199.492.000,-, sementara stadion telah 3 bulan di resmikan Walikota Agung Nugroho.

Baca Juga :  Diduga Lokasi Penampungan Solar Subsidi Ilegal Merajalela, BASMI Riau Minta APH Lakukan Penertiban

Berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 dan perubahannya Perpres 12 Tahun 2021 serta peraturan terkait 2024/2025, proses Pengadaan terlebih dahulu melakukan pemilihan penyedia dak dengan cara pengadaan lansung, Lelang, atau sistem e-purchasing sebelum melakukan kontrak.

Artinya pelaksanaan Kontrak pada pekerjaan telah dilakukan, bahkan telah di Resmikan sebelum pemilihan Penyedia Dilaksanakan. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya permainan pengadaan untuk mencairkan anggaran, apalagi kontrak ditandatangani pada akhir tahun, atau di akhir tahun anggaran.

Tambahnya, Frans Sibarani sampaikan terkait segala bentuk kegiatan yang mengunakan anggaran negara di Sport Center Kulim yang mana sebagai ikon olahraga dan ruang publik Pekanbaru akan kita sorot, jika memang ada indikasi korupsi kita akan laporkan,” tegasnya. (Rls/Fa)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Lokasi Penampungan Solar Subsidi Ilegal Merajalela, BASMI Riau Minta APH Lakukan Penertiban
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Tim Blue Light Patrol Polda Riau Bagikan Masker kepada Warga
Di Balik Iuran Rp385 Ribu SMAN 1 Pekanbaru: Orangtua Mengeluh, Kepsek Mengaku Tak Tahu
Kabut Asap Melanda Inhu, Disdik Terapkan Pembelajaran Daring untuk PAUD, SD dan SMP
Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
Dugaan Pungli SPMB SMAN 5 Tapung Bergulir, BASMI Riau Minta Proses Sesuai Fakta
Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Pantau Penanganan Karhutla di Rimbo Panjang Kampar
Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah Akibat Dampak dari Kabut Asap, MBG Tetap Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Diduga Lokasi Penampungan Solar Subsidi Ilegal Merajalela, BASMI Riau Minta APH Lakukan Penertiban

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Tim Blue Light Patrol Polda Riau Bagikan Masker kepada Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Di Balik Iuran Rp385 Ribu SMAN 1 Pekanbaru: Orangtua Mengeluh, Kepsek Mengaku Tak Tahu

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Kabut Asap Melanda Inhu, Disdik Terapkan Pembelajaran Daring untuk PAUD, SD dan SMP

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Dugaan Pungli SPMB SMAN 5 Tapung Bergulir, BASMI Riau Minta Proses Sesuai Fakta

Berita Terbaru