BOSDA 2024 Terus Diupayakan, Kepala BPKAD Riau : “Kami Sedang Rekonsiliasi Data”

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Tak henti-hentinya, membantu dalam memperjuangkan pencairan tunda bayar BOSDA 2024 terus dilakukan media ini bersama Barisan Masyarakat Bersih dari Korupsi (BASMI) Riau sampai selesai.

Harapan besar seluruh kepala sekolah SMAN/SMKN se-Riau agar tunda bayar BOSDA 2024 segera terealisasikan, jangan ditunda-tunda lagi.

Bertumpuknya hutang yang digunakan untuk kepentingan sekolah diakibatkan BOSDA 2024 sampai saat ini belum juga dicairkan, hal itu sangat menjadi beban bagi seluruh kepala sekolah SMAN/SMKN se- Riau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari masanya eks Gubernur Riau Abdul Wahid sampai dijabat Plt Gubri SF Hatiyanto belum juga merealisasikan BOSDA 2024, ada dugaan anggaran dialihkan pada kegiatan yang sifatnya seremonial dan pencitraan para pemimpin.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Kesehatan Mental Warga Binaan, Nakes Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Standar Kesehatan Jiwa dan Pelatihan BJMHS

Diketahui tujuan dana BOSDA digunakan untuk mendanai operasional sekolah, khususnya untuk SMA/SMK, termasuk pembayaran honor guru komite, sebagai bagian dari program sekolah gratis.

Dimana saat kepemimpinan Gubernur Riau Syamsuar menyetujui dan mencanangkan program sekolah gratis di SMA/SMK yang anggarannya bersumber dari BOS dan BOSDA, memastikan tidak ada lagi pungutan biaya sekolah.

“Peraturan untuk lingkungan Sekolah sudah sangat ketat, pengawasan juga terus dilakukan agar sekolah tidak ada lagi terjerat masalah pungutan liar, agar tidak mencoreng nama baik sekolah,” ungkap Fadli (ketua BASMI Riau).

“Untuk itu kita minta Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto segera perintahkan dinas terkait untuk segera merealisasikan tunda Bayar BOSDA 2024,” pintanya.

Baca Juga :  Polsek Lirik Tinjau Budidaya Ikan Binaan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

“Harapan ini bertujuan untuk menghindari terjadinya pungli di sekolah, jangan sampai kepala sekolah nekat lakukan kutipan liar untuk menutupi beban sekolah, karena banyaknya hutang yang harus ditanggung oleh kepala sekolah dan tidak sedikit yang rela dan harus menggadaikan hartanya untuk menutupi hutang tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, kita sangat berharap kepada Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto untuk lebih memprioritaskan pencairan tunda bayar BOSDA 2024 dalam waktu dekat ini.

Saat dimintai konfirmasinya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Provinsi Riau, Ispan S Syahputra mengatakan, “Kami sedang rekonsiliasi data, untuk selanjutnya direviu oleh Inspektorat. Hasil reviu tsb menjadi salah satu dasar untuk menganggarkan hutang dimaksud melalui pergeseran anggaran,” jelas Ispan. Senin (19/1/26).

Baca Juga :  Ketua BASMI Riau: Pemberitaan Harus Berimbang, Penggunaan Foto dan Istilah Perlu Proporsional

“Plt Kepala Inspektorat Riau, Ir Agus Rianto
dalam penjelasannya pada Rabu (21/1/26) mengatakan,

Terkait BOSDA 2024 dapat disampaikan sbb:
1. Inspektorat sudah melakukan reviu awal, dan merekomendasikan agar Disdik melakukan verifikasi terhadap tunda bayar BOSDA 2024
2. Disdik sudah melakukan verifikasi, dan sudah dilaporkan ke Inspektorat.
3. Atas dasar verifikasi yang dilakukan dimaksud, Disdik dapat mengusulkan pembayaran.
4. Pembayaran tunda bayar TA 2024 dapat dibayarkan sepanjang Disdik telah menganggarkannya pada APBD/DPA Disdik TA 2026.

Selanjutnya, setelah selesai rekonsiliasi data oleh BPKAD Riau, kami akan melakukan reviu terkait tunda bayar,” sebut Ir Agus Rianto. (Tim/Zha)

 

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!
Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki
Tragedi Pelajar Tapung, Tim Media Telusuri Dugaan Penugasan Siswa dan Pengawasan Keselamatan Sekolah
Dua SHGB Aktif Jadi Dasar Klaim, Kuasa Hukum CV Kaluku Minta Polemik Lahan Pesisir Rumbai Diuji Lewat Jalur Hukum
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas
Polemik Pelantikan 247 Kepala Sekolah di Inhu, LIRA Dorong Pembentukan Pansus
Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Tragedi Pelajar Tapung, Tim Media Telusuri Dugaan Penugasan Siswa dan Pengawasan Keselamatan Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Dua SHGB Aktif Jadi Dasar Klaim, Kuasa Hukum CV Kaluku Minta Polemik Lahan Pesisir Rumbai Diuji Lewat Jalur Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page