Istana Ungkap Kemungkinan Prabowo Temui Trump Negosiasi Tarif Impor

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan adanya kemungkinan Presiden RI Prabowo Subianto bertemu langsung dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam rangka menegosiasi kebijakan tarif yang dikenakan kepada Indonesia sebesar 32 persen.

“Ada (kemungkinan rencana bertemu Trump), tapi saya belum bisa memastikan kapan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/7).

Dilansir dari Antara, Prasetyo mengatakan bahwa pertemuan kedua pemimpin negara tersebut belum dijadwalkan. Saat ini, Presiden Prabowo sedang melakukan lawatan ke sejumlah negara selama dua pekan, dimulai dari Arab Saudi dan Brasil, lalu berlanjut ke Belgia dan Prancis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Prasetyo menyampaikan bahwa Pemerintah melalui tim negosiator yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tengah berada di Amerika Serikat untuk melakukan negosiasi.

Baca Juga :  Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Ramai Beredar di Medsos, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi

Tujuan utama negosiasi tersebut, kata dia, untuk mendorong peninjauan kembali atas kebijakan tarif AS agar lebih menguntungkan terhadap perdagangan Indonesia.

“Ya kita berharap, kita betul-betul berharap itu Pemerintah Amerika dapat mempertimbangkan. Tapi makanya kita tunggu, mohon doanya dari seluruh masyarakat Indonesia supaya tim negosiator dapat memberikan hasil yang terbaik bagi bangsa dan negara kita,” ujar Prasetyo.

Terkait dengan spekulasi yang mengaitkan kebijakan tarif impor AS dengan keanggotaan Indonesia dalam kelompok BRICS, Prasetyo menilai bahwa hal tersebut tidak berkaitan.

“Pengenaan tarif 32 persen itu pun kan jauh-jauh hari sebelum kita dinyatakan menjadi anggota penuh BRICS. Saya pikir enggak ada hubungannya,” kata Prasetyo.

Baca Juga :  Kemenhub Buka Suara usai Bandara IMIP Dicap Ganggu Kedaulatan RI

Diketahui, Presiden AS Donald Trump memutuskan tetap mengenakan tarif impor 32 persen kepada Indonesia, tidak berubah dari nilai “tarif resiprokal” yang diumumkan sebelumnya pada April lalu, meski proses negosiasi dengan pihak Indonesia terus berlangsung intensif.

Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan bahwa masih ada ruang negosiasi lebih lanjut dan Pemerintah Indonesia masih memiliki ruang untuk melanjutkan negosiasi agar beban tarif tersebut dapat dikurangi.

“Makanya dari surat itu kita menganggap bahwa kita masih punya peluang untuk berdiskusi lagi. Nah, kemudian pihak AS juga menyampaikan bahwa mereka akan merespons, jadinya ini (tarif) belum final,” kata Haryo dalam media briefing di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/7).

Baca Juga :  Diberitakan Soal Pemanggilan Martias Fangiono, Ketua Umum DPP GARAPAN : 'Itu Berita Hoax'

Saat ini, Menko Airlangga yang memimpin tim negosiasi Indonesia tengah berada di Washington DC untuk melanjutkan proses negosiasi. Airlangga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi AS, antara lain Secretary of Treasury Scott Bessent, Head of United States Trade Representative (USTR) Jamieson Greer, dan Secretary of Commerce Howard Lutnick.

“Karena masih tersedia ruang untuk merespons sebagaimana yang disampaikan oleh Pemerintah AS, Pemerintah Indonesia akan mengoptimalkan kesempatan yang tersedia demi menjaga kepentingan nasional ke depan,” kata Haryo. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru
Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto
Komdigi Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Pelanggan, Operator Dilarang Hanguskan Sepihak
Kemenag Permudah Pasutri Mendapatkan Kartu Nikah Digital, Berikut Caranya!
Letjen TNI Iwan Setiawan Jabat Pangkostrad Gantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page