Tes Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Berjalan Lancar, Orang Tua Apresiasi Sistem Baru

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMA Negeri Plus Provinsi Riau memasuki tahapan penting dengan digelarnya tes kesehatan bagi calon peserta didik di RSUD Arifin Achmad, Minggu (12/4/2026).

Sebanyak 130 calon siswa mengikuti tes kesehatan pada hari terakhir. Secara keseluruhan, pelaksanaan dibagi dalam tiga sesi guna memastikan kelancaran dan menghindari penumpukan peserta.

Adapun rinciannya:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

• Sesi I (10 April 2026): 135 peserta
• Sesi II (11 April 2026): 135 peserta
• Sesi III (12 April 2026): 130 peserta

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusi Prastiningsih, MM melalui Sub Bagian Hukum, Humas, dan Kemitraan (HHK), Irham, SH, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini jauh lebih tertib dibandingkan tahun sebelumnya.

“Perbedaannya sangat signifikan. Tahun ini lebih tertib karena dibagi tiga sesi. Kalau tahun lalu peserta membludak, sementara kami juga tetap melayani masyarakat umum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, alur pemeriksaan dibuat sistematis. Setelah pemeriksaan fisik, peserta langsung diarahkan ke pemeriksaan laboratorium (darah dan urine) serta pemeriksaan mata, kemudian diperbolehkan pulang.

Baca Juga :  Pemprov Riau Lantik Pejabat Eselon II dan Administrator, Berikut Daftar Namanya

“Dengan alur ini, tidak terjadi penumpukan di satu titik,” jelasnya.

*Apresiasi Orang Tua*

Salah satu orang tua calon siswa, Khairulah, yang berasal dari Kabupaten Kampar, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan tes kesehatan di RSUD Arifin Achmad.

“Menurut saya, pelaksanaan tahun ini lebih tertib dan efisien. Tidak terlalu ramai seperti tahun sebelumnya karena sudah dibagi per sesi, jadi orang tua tidak menumpuk di lokasi,” ujarnya saat ditemui awak media di RSUD Arifin Achmad
Ia menilai sistem seleksi yang ketat merupakan hal wajar mengingat tingginya minat pendaftar dari berbagai daerah.

“Peminatnya banyak dari berbagai daerah, sementara yang diterima terbatas. Jadi memang seleksinya ketat, itu hal yang biasa,” tambahnya.

Terkait persiapan anaknya, Khairulah mengungkapkan bahwa anaknya telah melakukan persiapan sejak dini hari.

“Tadi anak saya sudah bangun dari jam 3 subuh, jam 4 sudah bersiap, jam 5 salat, lalu langsung ke sini untuk mengikuti tes,” jelasnya.

Ia juga mengaku tidak mengalami kendala selama proses berlangsung dan menilai komunikasi antara panitia dan peserta berjalan cukup baik.

Baca Juga :  Akibat Kecanduan Judi Online, Supir Nekat Curi Ban Truk Perusahaan di Pekanbaru

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala. Komunikasi dengan panitia juga berjalan baik,” katanya.

Di akhir, ia berharap seleksi ini dapat menghasilkan siswa-siswa berkualitas

*Peserta Berprestasi Ikut Seleksi*

Salah satu peserta yang menjadi perhatian adalah Natanael Putra Papahan, siswa SMPN 2 Siak. Ia menilai sistem seleksi berbasis teknologi lebih adil dan transparan.

“Menurut saya ini cukup adil karena menggunakan sistem komputer, sehingga memudahkan dan lebih transparan,” ujarnya.

Natanael dikenal sebagai siswa berprestasi dengan capaian akademik yang konsisten, seperti peringkat 1 dan 2 di sekolahnya. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan, di antaranya:

• Pengurus OSIS
• Duta baca sekolah
• Duta organisasi tingkat Provinsi Riau
• Anggota komunitas literasi perpustakaan (PiBo) SMPN 2 Siak
• Pramuka Penggalang Garuda
Ia mengaku telah melakukan persiapan matang, mulai dari belajar akademik, menjaga kebugaran fisik, hingga melatih kemampuan komunikasi untuk menghadapi tahapan wawancara.
“Saya merasa senang dan enjoy mengikuti seluruh proses. Panitianya juga baik, jadi suasananya nyaman,” tambahnya.

Baca Juga :  Dugaan Aktivitas Penimbunan Bahan Bakar Subsidi Di SPBU 14.275.575 Sungai Batuang, Polres Sijunjung Diminta Bertindak Tegas

Seleksi Ketat dan Berbasis Teknologi

Kepala SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Edi Sutono, M.Pd, menjelaskan bahwa pembagian sesi dilakukan untuk menghindari kerumunan yang sebelumnya sering terjadi.

Selain tes kesehatan, peserta juga akan menjalani tahapan lain, meliputi:

• Psikotes
• Tes fisik
• Tes kemampuan Bahasa Inggris
• Wawancara pengetahuan umum
• Wawancara keagamaan

SPMB tahun ini dibuka sejak 2–25 Maret 2026 dengan jumlah pendaftar mencapai 1.040 orang dari berbagai daerah. Sebanyak 488 peserta lolos administrasi dan mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis Computer Based Test (CBT).

Sistem CBT menggunakan jaringan lokal tanpa akses internet guna menjamin keamanan dan kejujuran selama ujian.

Tahapan Lanjutan

• Pengumuman akhir: 25 April 2026
• Pendaftaran ulang: 8–10 Mei 2026
• Masuk asrama: Juli 2026

Melalui seleksi berlapis ini, sekolah berkomitmen menjaring siswa-siswa terbaik yang unggul secara akademik, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Masuk 6 Besar Nasional, Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Verifikasi Lapangan Lomba Klinik Terbaik
Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027
Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Lapas Narkotika Rumbai Bersinergi Dengan Pihak Bareskrim Polri
Diduga Palsukan Register Tanah SKGR, Inisial PK Dilaporkan di Polsek Pangkalan Kuras
KPK Cek Fly Over SKA, Jalan di Tutup Selama 6 Hari
Mako Satpol PP Pekanbaru Bakal Dipindah ke Kantor UPT Metrologi Jalan Ahmad Yani
Disdik Riau Terbitkan SE Larangan Sekolah Tahan Ijazah Siswa, Kedapatan Akan Disangsi
Kader Partai Nasdem Riau Demo PWI, Protes Sampul Majalah Tempo

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:28 WIB

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Masuk 6 Besar Nasional, Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Verifikasi Lapangan Lomba Klinik Terbaik

Kamis, 16 April 2026 - 22:26 WIB

Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 16 April 2026 - 22:19 WIB

Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Lapas Narkotika Rumbai Bersinergi Dengan Pihak Bareskrim Polri

Kamis, 16 April 2026 - 21:54 WIB

Diduga Palsukan Register Tanah SKGR, Inisial PK Dilaporkan di Polsek Pangkalan Kuras

Kamis, 16 April 2026 - 16:06 WIB

Mako Satpol PP Pekanbaru Bakal Dipindah ke Kantor UPT Metrologi Jalan Ahmad Yani

Berita Terbaru

Pekanbaru

Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:26 WIB