SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — SMAN 4 Pekanbaru memperingati Milad ke-46 dengan penuh kesederhanaan di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di luar ruangan terpaksa dialihkan ke aula sekolah demi menjaga kesehatan dan kenyamanan seluruh peserta. Meski dilaksanakan secara sederhana, perayaan tersebut tetap berlangsung khidmat dan sarat makna.
Momentum milad tahun ini terasa istimewa bagi Kepala SMAN 4 Pekanbaru, H. Sahid Suwarno. Perayaan tersebut menjadi milad terakhir yang diikutinya sebagai kepala sekolah sebelum memasuki masa pensiun pada 1 November 2026. Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan Milad ke-46 SMAN 4 Pekanbaru, Kamis (15/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini milad terakhir saya sebagai kepala sekolah. Saya sudah memasuki masa pensiun tanggal 1 November 2026. Berarti tinggal dua minggu lagi saya berada di sekolah ini,” ungkap Sahid.
Selama menjabat sekitar 2 tahun 10 bulan, Sahid mengaku terus berupaya mendorong kemajuan sekolah, baik melalui peningkatan prestasi peserta didik maupun pembenahan sarana dan prasarana. Sejumlah capaian berhasil diraih, di antaranya prestasi tim Paskibra SMAN 4 Pekanbaru yang mewakili Provinsi Riau dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat nasional yang diselenggarakan MPR RI pada September lalu.
Dari sisi infrastruktur, SMAN 4 Pekanbaru juga memperoleh bantuan revitalisasi pada 2026 yang meliputi pembangunan ruang kelas baru, pembangunan toilet, serta rehabilitasi laboratorium IPA dan laboratorium komputer. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan di sekolah.
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Sahid juga menaruh perhatian terhadap pembentukan karakter peserta didik melalui program Kebiasaan 7 Anak Indonesia Hebat. Salah satu pembiasaan yang terus digencarkan adalah pelaksanaan ibadah, termasuk salat Subuh dan salat Zuhur berjamaah. Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebiasaan kecil menjalankan ibadah seperti salat ini terus kita gencarkan kepada murid. Saya berharap kebiasaan positif ini terus dilakukan ketika saya tidak lagi memimpin sekolah. Pesan ini juga sudah saya sampaikan kepada guru dan murid agar program positif serta kebiasaan baik tetap dipertahankan dan dijalankan,” tuturnya.
Memasuki usia ke-46, Sahid berpesan kepada seluruh guru agar senantiasa menjalankan tugas dengan ikhlas, mentransfer ilmu dengan penuh kesabaran, serta terus memperbarui pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Sementara itu, kepada para murid, ia berpesan agar terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, prestasi peserta didik merupakan salah satu faktor penting yang membawa nama baik sekolah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Sekali lagi, selamat Milad ke-46 SMAN 4 Pekanbaru. Semoga semakin maju dan jaya serta menjadi sekolah unggulan di Riau,” tutup Sahid.

Perayaan Milad ke-46 tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya, Kepala Bidang SMA Disdik Riau Beni Febrianto, Kepala Cabang Dinas Wilayah III Disdik Riau Zul Ansari, Ketua Komite SMAN 4 Pekanbaru Ekky Candra, Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Pekanbaru Dr. Nurhasminsyah, majelis guru, serta para murid. Hadir pula sejumlah mantan kepala sekolah, di antaranya H. Azwir.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-46 SMAN 4 Pekanbaru. Ia mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih dan berharap kualitas pendidikan di sekolah tersebut terus ditingkatkan.
“Pesan saya, terus tingkatkan kualitas pendidikan. Pertahankan prestasi yang telah diraih dan program kepala sekolah yang baik agar terus dilanjutkan,” ujar Erisman. Ia juga menyampaikan salam purna bakti kepada Sahid Suwarno yang akan memasuki masa pensiun pada 1 November mendatang.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Komite SMAN 4 Pekanbaru, Ekky Candra. Ia menilai, selama hampir tiga tahun kepemimpinan Sahid, telah terjadi berbagai perubahan positif, mulai dari pembenahan fisik sekolah hingga penguatan pendidikan karakter peserta didik. Ekky juga menyebut SMAN 4 Pekanbaru kini semakin dikenal masyarakat dan menjadi salah satu sekolah yang diminati calon peserta didik.
“Selamat kepada SMAN 4 Pekanbaru yang telah berusia 46 tahun. Sekolah yang dahulu tidak terlalu dikenal masyarakat, sekarang telah menjadi sekolah unggulan di Riau. Ini dibuktikan dengan dua tahun berturut-turut menjadi sekolah dengan pendaftar SPMB SMA terbanyak,” kata Ekky.
Ekky turut menyampaikan terima kasih atas koordinasi dan komunikasi yang terjalin baik antara kepala sekolah dan komite dalam mendukung berbagai program pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pihak sekolah, komite, guru, alumni, dan orang tua merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program serta mendorong kemajuan sekolah.
“Kita mendukung apa yang menjadi program sekolah. Jika itu baik, pastilah kita dukung,” tutup Ekky, yang merupakan alumni SMAN 7 Pekanbaru. (***Red)


























