Lerai Keributan di Resto Wonosobo, Anggota TNI Tewas Dibacok

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Viral di media sosial peristiwa keributan terjadi di Kabupaten, Wonosobo, Jawa Tengah, hingga menewaskan seorang anggota TNI Angkatan Darat.

Anggota Kodim 0707/Wonosobo, Serda RS, meregang nyawa usai dibacok seseorang saat berusaha melerai pertikaian di salah satu restoran di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Hal ini dibenarkan pihak TNI AD. Melalui Kepala Penerangan Kodam IV/ Diponegoro Kolonel Andy Soelistyo di Semarang, peristiwa Serda RS terjadi pada Sabtu, 13 September 2025 saat melaksanakan tugas pemantauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, Serda RS tengah makan malam di Shaka Resto, Wonosobo.

Baca Juga :  Perayaan HUT Proklamasi ke-80 Meriah di Jalan Durasip Cileduk Tangerang Banten

“Korban datang ke Resto Shaka di Desa Jolontoro untuk makan malam,” katanya.

Dijelaskannya, ketika menjelang tengah malam, korban mendengar keributan di salah satu ruangan restoran.

“Korban melihat seorang pengunjung sedang ribut dengan petugas restoran,” katanya.

Lerai Keributan

Andy menambahkan, melihat terjadi keributan, korban berinisiatif melerai pertikaian dan mengarahkan pengunjung restoran menuju tempat parkir.

Pengunjung yang diketahui berinisial I tersebut, kata dia, ternyata menuju mobil miliknya dan mengambil sebuah senjata tajam.

Andy menuturkan bahwa pelaku kemudian menyerang korban dari belakang dengan menggunakan senjata hingga melukai bagian wajah.

Baca Juga :  Wujud Komitmen Berantas Halinar, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Kamar Hunian Warga Binaan

“Setelah menyerang korban, pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil,” katanya.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Sukoharjo dan 3 Personil Dinonaktifkan Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Pembalut Kena Pajak, Komnas Perempuan Geram
DPR Usul Pembentukan TGPF Usut Penggerebekan Ponpes Santriwati di Sukoharjo
Tak ada Kaitan dengan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, 17 HP hingga Drone Dikembalikan, CCTV Masih Ditahan
Pesantren di Sukoharjo Protes Penggerebekan Polisi: Santriwati Ditodong Senjata, Balita Ikut Dibawa
Todongkan Senjata Laras Panjang ke Santriwati saat Geledah Ponpes, Komnas HAM Desak Propam Polri Periksa Aparat
Usai Gerebek 3 Anggota DPRD Gerindra Pesta Narkoba, 7 Anggota Polisi Dimutasi
Polisi Tetapkan DK Ketua PP Siak sebagai Tersangka usai Tabrak Pelajar Hingga Tewas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:36 WIB

Kapolres Sukoharjo dan 3 Personil Dinonaktifkan Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Senin, 2 November 2026 - 15:19 WIB

Pembalut Kena Pajak, Komnas Perempuan Geram

Senin, 2 November 2026 - 13:18 WIB

DPR Usul Pembentukan TGPF Usut Penggerebekan Ponpes Santriwati di Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 06:44 WIB

Pesantren di Sukoharjo Protes Penggerebekan Polisi: Santriwati Ditodong Senjata, Balita Ikut Dibawa

Senin, 2 November 2026 - 00:43 WIB

Todongkan Senjata Laras Panjang ke Santriwati saat Geledah Ponpes, Komnas HAM Desak Propam Polri Periksa Aparat

Berita Terbaru

Daerah

Pembalut Kena Pajak, Komnas Perempuan Geram

Senin, 2 Nov 2026 - 15:19 WIB

You cannot copy content of this page