Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas dan Wajib Gunakan Masker

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, masih menerapkan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas ditengah kabut asap yang masih mengepung Pekanbaru.

Para peserta didik tingkat PAUD hingga SMP di Pekanbaru, diminta untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar kelas.

Apalagi kabut asap masih cukup pekat di Pekanbaru, pada Minggu (4/10/2026). Kualitas udara dengan konsentrasi partikulat (PM2.5) di Pekanbaru yang dirilis BMKG masih dalam kategori tidak sehat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk besok (Senin, 5/10/2026) masih pembelajaran tatap muka,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Minggu (4/10/2026) malam.

Baca Juga :  Ijazah Masih Ditahan Sekolah? Pemko Pekanbaru Minta Masyarakat Segera Lapor ke Kecamatan

Menurutnya, walau pembelajaran tetap di sekolah, ia menegaskan pembelajaran tatap muka masih dilakukan secara terbatas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko mengantisipasi dampak kualitas udara yang masih perlu dipantau.

Para peserta didik juga diminta tetap menggunakan masker selama beraktivitas dan mengurangi kegiatan pembelajaran di luar kelas.

“Jika anak-anak sedang batuk, sesak nafas, atau kurang sehat jangan dipaksakan,” ucapnya.

Ia mengingatkan kondisi kesehatan anak menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan PTM terbatas tersebut. Karena itu, peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan tidak perlu dipaksakan mengikuti pembelajaran di sekolah. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi
SMAN 8, SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 4 Pekanbaru, Menelusuri Rekam Jejak Prestasi di Tingkat Nasional
Bupati Siak Afni Zulkifli Kesal! Video Tanam Pohon di Lokasi Bekas Karhutla di Takedown, Apa apa dengan Tiktok?
Ketua BASMI Riau: Pemberitaan Harus Berimbang, Penggunaan Foto dan Istilah Perlu Proporsional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10 WIB

SMAN 8, SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 4 Pekanbaru, Menelusuri Rekam Jejak Prestasi di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page