SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru, Riau, masih terpantau tinggi. Meski mengalami sedikit penurunan, harga komoditas kebutuhan pokok tersebut masih mencapai Rp100 ribu per kilogram di beberapa pasar, Jumat (16/10/2026).
Berdasarkan data pemantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pekanbaru, harga rata-rata cabai merah keriting tercatat sebesar Rp95.346 per kilogram. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar Rp1.654 atau sekitar 1,70 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Dari hasil pemantauan di 13 pasar tradisional, harga tertinggi tercatat mencapai Rp100 ribu per kilogram, di antaranya di Pasar Lima Puluh, Pasar Simpang Baru, Pasar Sail, Pasar Rumbai, dan Pasar Palapa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, harga terendah ditemukan di Pasar Cik Puan dan Pasar Induk Sementara, yakni sebesar Rp85 ribu per kilogram. Perbedaan harga antar pasar menunjukkan masih adanya variasi harga jual cabai merah di tingkat pedagang.
Tingginya harga cabai merah menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Pasalnya, komoditas tersebut merupakan salah satu kebutuhan pangan masyarakat yang memiliki pengaruh terhadap pergerakan inflasi daerah.
Sebelumnya, TPID Pekanbaru telah melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Induk AKAP, Jalan Air Hitam, pada Senin (5/10/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok.
Dalam pemantauan tersebut, pemerintah menemukan adanya perbedaan harga cabai berdasarkan daerah asal pasokan. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi komoditas pangan ke Pekanbaru.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, sebelumnya juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya mengatasi lonjakan harga cabai dengan menjalin kerja sama bersama daerah penghasil.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan cabai merah ke Kota Pekanbaru tetap terpenuhi sehingga tekanan harga di pasaran dapat dikendalikan.
Meski harga cabai merah keriting mulai menunjukkan penurunan, nilainya masih tergolong tinggi. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan daerah pemasok serta melakukan pemantauan harga secara berkala agar stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat dapat terjaga. **
Editor : Reza


























