Aktivitas PETI Merajalela, Ketua DPD PETIR Kuansing Desak Kapolres untuk Memberantasnya

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kuansing — Ketua DPD Ormas Pemuda Tri Karya (PETIR) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Daniel, menyoroti komitmen Kapolres Kuansing AKBP Angga Febrian Herlambang dalam memberantas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah tersebut.

Menurut Daniel, aktivitas PETI di Kuansing semakin merajalela meskipun Kapolres yang baru telah berjanji untuk menindak tegas segala bentuk pertambangan ilegal. Namun, hingga kini, masyarakat belum melihat hasil yang signifikan dalam pemberantasan PETI.

Saat awal menjabat, Kapolres berkomitmen melanjutkan program pemberantasan PETI dari kepemimpinan sebelumnya. Tapi nyatanya, aktivitas ilegal ini justru makin berkembang. Kami mempertanyakan keseriusan beliau dalam menangani masalah ini,” ujar Daniel saat diwawancarai tim media.

Daniel juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap pola penindakan yang selama ini dilakukan. Menurutnya, razia yang dilakukan aparat sering kali bocor sehingga para penambang dapat melarikan diri sebelum tindakan diambil. Selain itu, penindakan selama ini hanya menyasar pekerja dan pembakaran rakit, tanpa menyentuh pemilik modal yang sebenarnya berada di balik aktivitas PETI.

“Penambangan tanpa izin atau illegal mining jelas merupakan tindak pidana berdasarkan Pasal 158 UU Minerba, dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara dan denda seratus miliar rupiah. Namun, mengapa para pemodal seolah tak tersentuh hukum?” tegasnya.

Baca Juga :  Lolos Administrasi, Berikut 5 Nama yang Akan Bersaing Rebutkan Kursi Sekda Inhu

Selain mendesak Kapolres Kuansing agar lebih serius dalam menuntaskan PETI, Daniel juga meminta Bupati Kuansing, Dr. Suhardiman Amby, untuk turun tangan mencari solusi terbaik. Ia mengusulkan agar pemerintah daerah membantu para penambang mendapatkan pekerjaan alternatif atau merancang regulasi agar penambangan rakyat bisa diatur secara legal.

“Setiap kecamatan di Kuansing memiliki aktivitas PETI. Jika terus dibiarkan, daerah ini tidak akan mendapatkan manfaat apa pun dari kekayaan alamnya, sementara hanya segelintir orang yang diuntungkan. Sudah saatnya pemerintah mencari jalan keluar yang adil bagi semua pihak,” pungkas Daniel.

Baca Juga :  Dipimpin Langsung Kepala Kanwil Dirjenpas Riau Maizar, Lapas Pekanbaru Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Alam

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kapolres Kuansing terkait pernyataan Ketua Ormas PETIR ini. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page