Istana Siak Resmi Ditetapkan sebagai Museum Nasional oleh Kementerian Kebudayaan

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Istana Asserayah Al-Hasyimiah atau Istana Siak resmi ditetapkan sebagai Museum Nasional oleh Kementerian Kebudayaan RI. Penetapan itu disahkan melalui Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 14.08.U.04.0368.

Keputusan tersebut tercantum dalam surat Kementerian Kebudayaan RI Nomor: 0977/L.L3/KB.13.02/2025 yang menindaklanjuti surat Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Nomor: B/4/400.6.2/DISBUD/2025 tertanggal 12 November 2025.

Surat penetapan itu ditujukan kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan diteruskan kepada Kepala Museum Istana Asserayah Al-Hasyimiah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pariwisata Siak, Tekad Perbatas Setia Dewa, menyebut penetapan ini merupakan hasil pengajuan resmi Dinas Pariwisata Siak melalui surat Nomor: 400.6.2/Dispar-DIP/192 a tanggal 6 November 2025.

“Penetapan ini setelah hasil verifikasi kita ajukan dinyatakan lengkap, dan menyatakan bahwa pengajuan Istana Siak menjadi Museum Nasional telah memenuhi syarat,” ujar Tekad, Selasa (25/11).

Baca Juga :  Kolaborasi Jadi Kunci, Danrem 031/WB Tekankan Sinergi Penanggulangan Karhutla di Kota Dumai

Menurutnya, setelah ditetapkan sebagai Museum Nasional, Istana Siak kini berada di bawah tanggung jawab Dinas Kebudayaan Provinsi Riau dan Kementerian Kebudayaan.

“Setelah terdaftar ini, tahun depan akan ditetapkan kategori tipe museumnya, tipe C, B, atau A. Tipe tersebut berpengaruh pada besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian per tahun,” terangnya.

Ia menjelaskan, museum nasional juga berpeluang mendapatkan dukungan rehabilitasi sarana dan prasarana, mulai dari pembenahan interior hingga renovasi fisik. Kendati demikian, Pemda Siak tetap harus proaktif mengusulkan dan melobi anggaran ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pengendara Motor Terjatuh dari Jembatan Fly Over SKA, Ditemukan dalam Keadaan Kritis

Saat ini, terdapat dua situs cagar budaya peninggalan Kesultanan Siak yang telah berstatus museum nasional, yaitu Museum Balairung Sri dan Museum Istana Siak.

“Museum ini diakui secara nasional, dari sisi perawatan dan anggaran diprioritaskan,” tegas Tekad.

Istana Asserayah Al-Hasyimiah, atau dikenal sebagai Istana Matahari Timur, dibangun pada tahun 1889 oleh Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin—Sultan Siak ke-11 dan ayah dari Sultan Syarif Kasim II.

Sultan Syarif Hasyim merupakan putra Sultan Ismail dan wafat pada 1908. Setelah itu, Syarif Kasim II dinobatkan sebagai Sultan Siak pada usia 16 tahun.

Syarif Kasim II lahir di Siak Sri Indrapura pada 1 Desember 1893 dan wafat pada 23 April 1968 di Rumbai, Pekanbaru. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Siak dikenal tegas menolak dominasi Hindia Belanda.

Baca Juga :  Debit Air Mulai Normal, PLTA Koto Panjang Kurangi Bukaan Spillway Gate jadi 40 cm

Ia terang-terangan menentang kekuasaan Sri Ratu Belanda sebagai pemimpin tertinggi kerajaan-kerajaan Melayu di Nusantara.

Sultan Syarif Kasim adalah tokoh penting pendukung kemerdekaan Indonesia. Setelah Proklamasi, ia secara resmi menyatakan Kesultanan Siak bergabung dengan Republik Indonesia. Ia bahkan menyumbangkan 13 juta gulden untuk membantu pemerintahan Indonesia di awal kemerdekaan.

Selain itu, ia juga berperan aktif membujuk raja-raja di Sumatra Timur agar ikut menyatakan dukungan kepada Republik Indonesia. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Lancang Kuning Hari ke 3 Menunjukan Peningkatan, Jumlah Tilang Naik 46 Persen
Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 di Halaman Kantor Bupati
Meriah dan Penuh Warna, SD Negeri 86 Pekanbaru Peringati Sumpah Pemuda dengan Nuansa Budaya Nusantara
Satu Siswa Tewas, Satu Kritis Usai Jalankan Perintah Guru, BASMI Riau Desak Evaluasi Kepala SMAN 1 Tapung
Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru Segera Bagikan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP
Hari Kedua Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polda Riau Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas
Siapkan Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Kurang Mampu, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Gandeng LBH Tuah Negeri Nusantara
PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning Hari ke 3 Menunjukan Peningkatan, Jumlah Tilang Naik 46 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 di Halaman Kantor Bupati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Meriah dan Penuh Warna, SD Negeri 86 Pekanbaru Peringati Sumpah Pemuda dengan Nuansa Budaya Nusantara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Satu Siswa Tewas, Satu Kritis Usai Jalankan Perintah Guru, BASMI Riau Desak Evaluasi Kepala SMAN 1 Tapung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru Segera Bagikan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page