Riau Kejar Pembangunan Fisik, Hak Pendidikan Dipertanyakan: BOSDA dan SMAN 20 Tak Kunjung Tuntas

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Rencana pembangunan gedung menara kembar (twin tower) perkantoran terpadu Pemerintah Provinsi Riau di kawasan kompleks Kantor Gubernur Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, mulai memasuki tahap persiapan infrastruktur penunjang. Penataan akses jalan, termasuk kawasan Jalan Sisingamangaraja dan drainase di sekitar Masjid Raya An-Nur, menjadi bagian dari perhatian pembangunan kawasan tersebut.

Pembangunan infrastruktur tentu menjadi kebutuhan dalam mendukung pelayanan pemerintahan dan penataan kawasan perkotaan. Namun, di tengah rencana pembangunan tersebut, muncul pertanyaan mengenai skala prioritas penggunaan anggaran daerah, terutama ketika sejumlah program pendidikan justru mengalami penundaan hingga pembatalan.

Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan adalah keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Riau membatalkan pengadaan tiga stel seragam gratis bagi peserta didik baru kelas X SMA Boarding untuk tahun anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembatalan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Dinas Pendidikan Provinsi Riau Nomor 400.3.8.1/Disdik/2/2026/3867 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H.

Baca Juga :  Momentum Hari Bakti Imipas 2025, Lapas Pekanbaru Adakan Bakti Sosial di Panti Asuhan Amanah

Dalam surat itu dijelaskan, pembatalan dilakukan sebagai langkah efisiensi anggaran setelah rapat evaluasi realisasi anggaran Pemprov Riau pada 19 Oktober 2026.

Pengadaan yang ditiadakan mencakup tiga stel seragam, yakni baju khusus, baju Melayu, dan baju Pramuka, yang sebelumnya direncanakan diberikan secara gratis kepada peserta didik baru kelas X SMA Boarding, termasuk SMAN Plus dan sekolah boarding lainnya.

Kepala SMA Boarding juga diminta menyampaikan informasi pembatalan tersebut secara transparan kepada orang tua atau wali murid.

Kebijakan ini memperlihatkan adanya perbedaan pendekatan antara Pemprov Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru. Di saat Pemprov Riau membatalkan bantuan seragam untuk siswa SMA Boarding dengan alasan efisiensi, program bantuan seragam gratis bagi peserta didik SD dan SMP negeri di bawah Pemko Pekanbaru tetap berjalan.

Persoalan pendidikan di tingkat provinsi juga tidak berhenti pada pembatalan seragam gratis. Tunda bayar Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun anggaran 2024 hingga kini masih menjadi persoalan yang menunggu penyelesaian. Sementara itu, anggaran BOSDA tahun 2026 juga disebut tidak lagi dialokasikan.

Baca Juga :  Kapolda Riau Beri Reward kepada 3 Anggota Berprestasi dan PTDH 1 Anggota Terlibat Narkoba

Di sisi lain, rencana pembangunan SMAN 20 Pekanbaru di Kecamatan Marpoyan Damai yang sebelumnya diharapkan dapat menjawab kebutuhan sekolah negeri di kawasan tersebut belum terealisasi. Alasan keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan defisit anggaran menjadi persoalan yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: sejauh mana keberpihakan kebijakan anggaran Pemprov Riau terhadap kebutuhan pendidikan?

Pembangunan gedung perkantoran, jalan, dan infrastruktur lainnya bukan sesuatu yang harus ditolak. Namun, pembangunan fisik semestinya berjalan seiring dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses pendidikan yang layak dan terjangkau.

Sebab, gedung pemerintahan yang megah dan jalan yang mulus tidak akan cukup menggambarkan keberhasilan pembangunan apabila persoalan akses sekolah, keterbatasan daya tampung SMA negeri, serta kebutuhan peserta didik masih belum terselesaikan.

Baca Juga :  Danrem 031/WB Gelar Open House dan Silaturahmi ke Kediaman Sekda Riau dan Walikota Pekanbaru

Di sinilah peran DPRD Riau sebagai lembaga perwakilan rakyat patut dipertanyakan. Apakah persoalan tunda bayar BOSDA 2024, penghapusan BOSDA 2026, pembatalan seragam gratis, hingga belum terealisasinya pembangunan SMAN 20 Pekanbaru sudah menjadi perhatian serius dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah?

Masyarakat tentu berharap para wakil rakyat tidak hanya menyetujui rencana pembangunan fisik, tetapi juga memastikan anggaran pendidikan mendapatkan perhatian yang sepadan.

Pemerintah boleh membangun. Infrastruktur boleh dibenahi. Gedung perkantoran boleh ditata menjadi lebih representatif. Namun, semua itu harus didasarkan pada skala prioritas yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Jangan sampai jalan semakin bagus dan gedung pemerintahan semakin mentereng, tetapi persoalan pendidikan, keterbatasan akses sekolah, dan angka putus sekolah justru tidak mendapatkan perhatian yang semestinya. (Fa)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bersama Mahasiswa Riau Turun Aksi di Jakarta, Maulana Ikhsan Desak Polri Bongkar Dalang Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden
Dari Liga Olahraga hingga OSN, MKKS Pekanbaru Bangun Ekosistem Prestasi Siswa
Upah 30 Pekerja CS Proyek RS Otak dan Jantung Pekanbaru Sempat Tersendat, Pembayaran Mulai Mengalir
Kodim 0302/Inhu Sosialisasikan Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD, Pendaftaran Gratis
Sempat Dirazia, Judi Meja Ikan di Mandau Kembali Beraktivitas, Kinerja Kapolres Kampar jadi Sorotan
Dandim 0302/Inhu Ingatkan Personel Hindari Pelanggaran dan Jaga Kehormatan Satuan
Kapolda Riau Bersama Dirlantas Turun Langsung Pantau Strong Point Pagi, Arus Lalu Lintas Pekanbaru Tetap Lancar
Polisi Tetapkan DK Ketua PP Siak sebagai Tersangka usai Tabrak Pelajar Hingga Tewas

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:14 WIB

Riau Kejar Pembangunan Fisik, Hak Pendidikan Dipertanyakan: BOSDA dan SMAN 20 Tak Kunjung Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 18:45 WIB

Bersama Mahasiswa Riau Turun Aksi di Jakarta, Maulana Ikhsan Desak Polri Bongkar Dalang Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 06:54 WIB

Dari Liga Olahraga hingga OSN, MKKS Pekanbaru Bangun Ekosistem Prestasi Siswa

Selasa, 3 November 2026 - 17:34 WIB

Upah 30 Pekerja CS Proyek RS Otak dan Jantung Pekanbaru Sempat Tersendat, Pembayaran Mulai Mengalir

Senin, 2 November 2026 - 15:10 WIB

Kodim 0302/Inhu Sosialisasikan Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD, Pendaftaran Gratis

Berita Terbaru

Daerah

SBY: Kok Jadi Begini Negara Kita

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB

You cannot copy content of this page