SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Kabar gembira bagi orang tua dan wali murid di Kota Pekanbaru. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera membagikan bantuan seragam sekolah gratis kepada lebih dari 20 ribu peserta didik baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri tahun ajaran 2026/2027.
Program bantuan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua, khususnya dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak.
Setiap peserta didik akan mendapatkan tiga stel seragam, yakni seragam wajib merah putih bagi siswa SD dan putih biru bagi siswa SMP, serta seragam olahraga dan Pramuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, penerima bantuan seragam gratis terdiri dari sekitar 9.800 siswa SD dan 11.000 siswa SMP, atau total sekitar 20.800 peserta didik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengungkapkan bahwa proses pengadaan seragam gratis tersebut kini hampir rampung dengan progres mencapai 99 persen.
“Kalau totalnya sekarang sudah 99 persen. Tinggal menunggu pengiriman baju olahraga untuk beberapa sekolah lagi dan sekarang sudah dalam perjalanan,” ujar Jamal, Selasa (27/10/2026).
Menurut Jamal, setelah seluruh seragam diterima, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, untuk menentukan jadwal dan mekanisme pembagian kepada para siswa.
“Tentu kita koordinasikan dulu dengan pimpinan, Pak Wali, baru kita tentukan jadwal di mana untuk dilakukan pembagian. Secepatnya dibagikan, karena sebenarnya kita sudah siap,” tegasnya.
Jamal menjelaskan, program pembagian seragam gratis tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus membantu masyarakat.
Ia menyebutkan, tidak semua orang tua memiliki kemampuan ekonomi yang sama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, termasuk membeli seragam sekolah.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya hadir melalui program bantuan seragam gratis agar biaya perlengkapan sekolah tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga.
“Karena memang tidak semua anak di Kota Pekanbaru ini orang tuanya memiliki biaya untuk membeli baju seragam, sehingga pemerintah hadir untuk memberikan mereka sekolah gratis,” tutupnya.
Dengan progres pengadaan yang telah mencapai 99 persen, pembagian seragam gratis tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan setelah seluruh perlengkapan diterima dan jadwal distribusi ditetapkan pemerintah kota.
Program ini diharapkan mampu meringankan pengeluaran orang tua sekaligus mendukung kegiatan belajar para peserta didik di sekolah negeri Kota Pekanbaru. **
Editor : Reza


























