Dugaan MBG Basi di SMPN 45 Pekanbaru Bergulir, Tim Media Minta Klarifikasi Sekolah dan Disdik

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 45 Pekanbaru menjadi sorotan setelah muncul informasi dari salah seorang wali murid terkait dugaan menu makanan yang dibagikan kepada siswa dalam kondisi basi pada Rabu (23/9/2026).

Berdasarkan informasi yang disampaikan wali murid kepada tim media, makanan MBG yang diterima siswa pada hari tersebut diduga sudah tidak layak dikonsumsi. Akibatnya, para siswa disebut tidak jadi menyantap makanan yang telah disediakan.

Bahkan, menurut informasi tersebut, sejumlah orang tua siswa akhirnya membawa makanan dari rumah masing-masing untuk memenuhi kebutuhan makan anak-anak mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ini menjadi perhatian mengingat program MBG ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada siswa pun menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga :  Paripurna Hari Jadi ke-68 Riau: Ketua DPRD Gaungkan Daerah Istimewa Riau

Tim Media Layangkan Konfirmasi

Menindaklanjuti informasi dari wali murid tersebut, tim media LintasRiauNews.com, SuaraNews86.com, dan Bandamuaonline.com berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait.

Konfirmasi tertulis telah dilayangkan melalui pesan WhatsApp kepada Kepala SMP Negeri 45 Pekanbaru, Arlini Agus, M.Pd., serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, M.Pd.

Dalam konfirmasi tersebut, tim media meminta penjelasan mengenai kebenaran informasi dugaan menu MBG basi, kronologi kejadian, serta langkah yang dilakukan pihak sekolah dalam menyikapi persoalan tersebut.

Tim media juga meminta penjelasan mengenai mekanisme pengawasan kualitas makanan yang diterima siswa, termasuk koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan.

Baca Juga :  Suasana Haru dan Bahagia Selimuti Kunjungan Idul Fitri 1446 H di Lapas Pekanbaru

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diterima tim media dari Kepala SMPN 45 Pekanbaru maupun Plt. Kadisdik Kota Pekanbaru atas konfirmasi yang telah disampaikan.

Keamanan Makanan Menjadi Perhatian

Dugaan makanan basi dalam pelaksanaan program MBG perlu mendapat penelusuran lebih lanjut, terutama untuk memastikan kondisi makanan saat diterima siswa, proses distribusi, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap pengawasan kualitas dan keamanan pangan.

Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis mengatur jaminan keamanan dan mutu pangan dalam penyelenggaraan program tersebut.

Oleh karena itu, apabila dugaan tersebut benar, diperlukan penjelasan mengenai penyebab kejadian dan langkah evaluasi agar persoalan serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Akselerasi Pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Satgas Kodim 0302/Inhu Genjot Pengecoran dan Perakitan Rangka

Hingga berita ini ditulis, tim media belum memperoleh keterangan mengenai hasil pemeriksaan terhadap makanan yang dipersoalkan maupun ada atau tidaknya siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah menerima menu MBG tersebut.

Redaksi masih membuka ruang klarifikasi bagi Kepala SMPN 45 Pekanbaru, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, pihak SPPG, serta instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. (Fa)

Catatan redaksi: Informasi dugaan menu MBG basi dalam pemberitaan ini bersumber dari keterangan awal salah seorang wali murid yang disampaikan kepada tim media. Kebenaran kondisi makanan dan kronologi kejadian masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page