SUARANEWS86.COM || Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kemanusiaannya di tengah krisis berkepanjangan di Gaza. Presiden Prabowo Subianto melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengumumkan bahwa Indonesia akan menampung dan merawat sementara 2.000 warga Palestina yang terluka akibat agresi militer di Jalur Gaza.
Dalam pernyataannya pada Kamis (7/8), Hasan Nasbi menyebut bahwa Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, dipilih sebagai lokasi pengobatan karena memiliki fasilitas rumah sakit yang lengkap dan infrastruktur pendukung yang sebelumnya digunakan untuk karantina saat pandemi COVID-19.
“Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar Indonesia membantu warga Gaza yang menjadi korban luka-luka dengan menyediakan fasilitas pengobatan di Pulau Galang,” ujar Hasan Nasbi, dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini akan melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan. Hasan menegaskan bahwa relokasi ini bersifat sementara, hanya untuk proses pengobatan dan pemulihan. Setelah dinyatakan sembuh, para pasien akan dipulangkan kembali ke Gaza.
Pulau Galang, yang dulunya menjadi kamp pengungsi Vietnam dan fasilitas karantina nasional, dinilai memiliki kesiapan logistik serta kapasitas medis untuk menangani ribuan pasien. Fasilitas ini juga akan disiapkan untuk menerima keluarga pendamping korban.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa proses administrasi dan kerja sama internasional sedang berlangsung, termasuk koordinasi dengan otoritas Palestina dan lembaga-lembaga bantuan internasional.
Langkah kemanusiaan ini dipandang sebagai bentuk nyata dari diplomasi solidaritas Indonesia kepada rakyat Palestina, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam mendukung penyelesaian damai atas konflik yang telah menewaskan ribuan warga sipil di Gaza. **
Editor : Reza


























