Prajurit TNI di NTT Tewas dengan Luka Sayatan dan Lebam, Diduga Dianiaya Senior

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Prada Lucky Namo (23), prajurit TNI dari Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere Nagekeo, NTT, akhirnya meninggal dunia setelah dirawat secara intensif selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Rabu (6/8/2025).

Prada Lucky Namo dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di rumah Intensif Care Unit (ICU) RSUD Aeramo, sekitar pukul 11.23 Wita.

Informasi meninggalnya Prada Lucky Namo langsung beredar cepat di media sosial, mengingat prajurit itu diduga menjadi korban penganiayaan sesama prajurit TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut seseorang yang sempat mengurus jenasah Prada Lucky, terdapat sejumlah luka sayat dan lebam di sekujur tubuh Prada Lucky. Pengakuan itu sesuai dengan dokumentasi foto-foto yang diambil pada tubuh jenazah sebelumnya.

Baca Juga :  Resmi Memasuki Masa Purna Tugas, Tongkat Estafet Kajati Riau Akmal Abbas Dilanjutkan oleh Wakajati

Sementara ayahnya, Christian Namo juga merupakan seorang prajurit TNI yang bertugas di Kodim 1627 Rote Ndao dengan Pangkat Sersan Mayor.

Prada Lucky Namo dilaporkan dilarikan ke RS Aeramo, sejak Sabtu, 2 Agustus 2025 dalam keadaan sadar.

Ia sempat mengaku telah mengalami penganiayaan dari sesama prajurit TNI kepada dokter yang memeriksanya saat berada di dalam ruang Radiologi.

Pihak Batalion TP 834/ WM belum memberikan konfirmasi resmi sebab Komandan Batalyon TP 834/MW, Letkol Infantri Justik Handinata dikabarkan masih berada di Kupang. Sementara Komandan Kompi juga tidak berada di rumah sakit.

Baca Juga :  Polda Banten Gelar Pelatihan TMT Gelombang 4, Berdayakan Masyarakat Terdampak Pengangguran

Saat ini, jenazah Prada Lucky Namo masih berada di kamar jenasah RSUD Aeramo didampingi oleh kedua orangtuanya. Rencananya jenazah akan dibawa dengan menggunakan pesawat menuju ke Kupang. Pukul 12.45 WIT saat tiba di Kupang, jenazah akan langsung diautopsi.

Ditangani Denpom

Kasus kematian Prada Lucky kini ditangani Sub Denpom IX/1-1 Ende. Keterangan tersebut disampaikan Komandan Kompi (Danki) dari satuan tempat Prada Lucky bertugas yang diketahui bernama, Rahmat.

“Terkait kasus kematian almarhum ini sementara masih proses penanganan oleh Sub Denpom Ende karena saat ini komandan batalyon tidak ada di tempat jadi saya tidak bisa memberikan statement, bukan kapasitas saya, tapi sementara proses, sudah ditangani Sub Denpom Ende,” ujar Rahmat mengutip dari Liputan6.

Baca Juga :  Mafia Berkuasa Dari Pemerintah, Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat Merajalela

Ia juga enggan memberikan penjelasan terkait adanya dugaan penganiayaan hingga menyebabkan Prada Lucky Namo meninggal dunia.

“Kalau terkait benar tidaknya adanya penganiayaan, ini kan sementara masih didalami Sub Denpom Ende, jadi belum ada hasilnya jadi saya tidak berani keluarkan statement,” tandas Rahmat. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korwil SPPG Sumenep Belum Tanggapi Dugaan MBG Basi di SDN Lebeng Barat II
Ketua KNPI Riau Bangga Terhadap Pangdam XIX TT Tolak Uang Rp.150 Juta pada Kasus Korupsi Abdul Wahid
KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program MBG
Pers Indonesia Berduka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
DPR Usul Pemerintah Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan, MBG Saja Bisa Bahkan Beli Motor Trail
Ketua DPC PERADI Madura Raya Syafawi, SH Resmi Dilantik sebagai Wasekjen DPN PERADI
Kodim 0510/Tigaraksa Dukung Pemusnahan Barang Bukti di Tangerang
Menteri ESDM: Hingga Akhir Tahun 2026, Harga BBM Subsidi Tak Akan Mengalami Kenaikan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:52 WIB

Korwil SPPG Sumenep Belum Tanggapi Dugaan MBG Basi di SDN Lebeng Barat II

Sabtu, 18 April 2026 - 17:18 WIB

Ketua KNPI Riau Bangga Terhadap Pangdam XIX TT Tolak Uang Rp.150 Juta pada Kasus Korupsi Abdul Wahid

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program MBG

Sabtu, 18 April 2026 - 09:06 WIB

DPR Usul Pemerintah Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan, MBG Saja Bisa Bahkan Beli Motor Trail

Jumat, 17 April 2026 - 17:15 WIB

Ketua DPC PERADI Madura Raya Syafawi, SH Resmi Dilantik sebagai Wasekjen DPN PERADI

Berita Terbaru

Nasional

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program MBG

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:42 WIB