Landasan Historis dan Kultural
Lebih jauh, LAMR menegaskan bahwa Riau memiliki landasan historis dan kultural yang kuat sebagai daerah yang layak diberi kekhususan. Selain sejarah penyerahan kedaulatan oleh kerajaan, saat proklamasi kemerdekaan dikumandangkan, di wilayah Riau masih berdiri dan berfungsi sembilan kerajaan aktif yang melayani masyarakat.
“Ini bukan hanya soal sejarah masa lalu, tapi juga tentang bagaimana adat dan peradaban Melayu masih hidup di tengah masyarakat hari ini,” jelas Taufik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Riau dikenal sebagai wilayah yang bertamaddun, yakni daerah yang memiliki peradaban tinggi dan sistem nilai yang masih dijaga secara turun-temurun. Keberadaan lembaga adat, bahasa Melayu sebagai pengikat kebudayaan nasional, serta struktur sosial yang menjunjung tinggi kearifan lokal menjadi bukti bahwa Riau memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari daerah lain.
LAMR juga menyinggung keberadaan situs sejarah besar di Riau yang berkaitan langsung dengan peradaban nusantara, seperti Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, yang disebut-sebut sebagai salah satu pusat Kerajaan Sriwijaya. Selain itu, Kerajaan Indragiri yang berpusat di wilayah selatan Riau telah berdiri dan berkuasa selama lebih dari 700 tahun.
“Kita tidak meminta sesuatu yang tidak beralasan. Riau memiliki kontribusi nyata terhadap sejarah bangsa, ekonomi nasional, dan kelestarian budaya. Maka sudah selayaknya diperhatikan secara khusus oleh pemerintah pusat,” ujar Datuk Seri Taufik.
Editor : Reza
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


























