SUARANEWS86.COM | PEKANBARU — Awak media menggelar silaturahmi dan membahas seputar jurnalistik bersama salah satu tokoh Pers El Wahyudi Panggabean sekaligus direktur Pekanbaru Journalist Center (PJC) di Kafe Kopi dari Hati, Jalan Pasir putih, Rabu Siang (23/4/25).
Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta ingin menambah wawasan mengenai Jurnalistik dan memberikan pengalaman selama menjadi jurnalis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, El Wahyudi mengatakan “Janganlah Profesi wartawan ini kita jadikan sebagai alat untuk mengemis, wartawan ini adalah Profesi mulia, jadi tidak sepantasnya kita rendahkan diri hanya untuk sebuah upeti”, ucapnya.
Dikatakannya lagi, Apalagi saya mendengar Wartawan mengeluh untuk dapat berjumpa dan bersilaturahmi dengan salah satu instansi atau istilah coffee morning, “kita ini wartawan, profesi kita mulia, mengapa kita harus rendahkan diri kita,” tegasnya.
“Jadilah wartawan pemberani, dalam arti berani memberitakan kebenaran setiap kejadian ke publik, yang pasti harus sesuai kode etik jurnalistik, dan sesuai fakta di lapangan”, sebutnya.
“Jangan takut untuk memberitakan kebenaran, jika pejabat publik benar katakan benar, jika salah katakan salah, namun harus selalu menampilkan hasil konfirmasi dari yang bersangkutan,” urainya.
Dalam kesempatan itu, salah satu wartawan senior yang sudah lama berkecimpung di media dan juga sebagai koordinator penggerak terlaksananya acara silaturahmi dan tanya jawab ini yaitu Ali Amran Piliang mengatakan ” Alhamdulillah, kami selaku para wartawan yang hadir sangat berterima kasih kepada bapak El Wahyudi sekaligus guru bagi kami di Wartawan, tidak henti hentinya memberikan masukan dan ilmunya kepada kami ini,” ucap Ali.
Lanjutnya, Ali Amran juga menyayangkan dengan dengan adanya fenomena seperti hal ini, baginya wartawan itu adalah profesi yang sangat mulia, jadi janganlah kita mengeluhkan hal tidak penting,kita ini wartawan tugasnya memberikan informasi yang layak kepada masyarakat tentu sesuai dengan Kode etik jurnalistik bukan berharap untuk dihargai oleh pejabat,” ungkapnya.
Ali berharap kita dapat menjadi wartawan yang mempunyai integritas, berani, dan kritis agar Riau kedepannya lebih bermarwah lagi dan wartawan tidak lagi mengemis perhatian kepada pejabat.
Dikatakan lagi, Pembahasan selanjutnya, dalam waktu dekat bersama salah satu instansi akan diadakan seminar jurnalistik, pemberi materi langsung oleh Bpk El Wahyudi Panggabean,” tutupnya. (Fa)




























