Menlu: Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Peran RI Diakui Dunia

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza untuk mendorong penghentian kekerasan, melindungi warga sipil, dan memperluas akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, kata Kementerian Luar Negeri RI.

“Tujuan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace adalah untuk mendorong penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, dan memperluas akses bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza,” ujar Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl Mulachela.

Berbicara dalam konferensi pers daring di Jakarta, Kamis (22/2), Nabyl mengatakan Dewan Perdamaian merupakan mekanisme sementara yang dibentuk untuk menghentikan kekerasan Israel dan melindungi warga sipil di Gaza.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, keanggotaan Indonesia didorong oleh komitmen untuk mendukung proses perdamaian yang juga sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Baca Juga :  Petani Tembakau Sudah Dimulai Panen, LIRA: TIHT di Sumenep Harus Mahal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza.

Bloomberg melaporkan, mengutip rancangan piagam dewan itu, bahwa negara-negara lain diminta membayar lebih dari satu miliar dolar AS (sekitar Rp16,8 triliun) untuk memperoleh kursi permanen di dewan tersebut.

Melansir dari Antara, Nabyl mengatakan terkait isu tersebut sejauh ini tidak ada pembahasan mengenai kewajiban pembayaran untuk keanggotaan, baik permanen maupun tiga tahunan.

“Keanggotaan tidak mengharuskan pembayaran, terutama bagi yang tidak permanen,” katanya.

Ia menegaskan alasan utama Indonesia bergabung adalah untuk mendukung proses perdamaian di Gaza, sesuai prinsip politik luar negeri Indonesia yang konsisten membela kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara berdasarkan hukum internasional serta resolusi PBB.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook

Keputusan Indonesia untuk bergabung itu diumumkan dalam pernyataan bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan para menteri luar negeri dari tujuh negara lainnya — Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab — yang diunggah di media sosial Kemlu RI pada Kamis.

“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” bunyi pernyataan tersebut.

Kemlu menyebut keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza merupakan bagian dari upaya diplomatik yang lebih luas untuk mendorong stabilitas kawasan, memperkuat perlindungan warga sipil, dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau Gaza secara aman dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Ethereum Menguat 80%, ETF Pecahkan Rekor dan Upgrade Fusaka Jadi Pendorong Utama

Indonesia juga akan terus berkoordinasi dengan negara-negara mitra dan lembaga internasional untuk memastikan dewan tersebut berjalan efektif dan selaras dengan mandat PBB, serta tidak menyimpang dari tujuan utama penghentian kekerasan dan perlindungan warga sipil.

Nabyl menambahkan, Indonesia akan menggunakan keanggotaannya itu untuk menyuarakan kepentingan rakyat Palestina dan mendorong langkah-langkah konkret menuju gencatan senjata yang berkelanjutan serta proses perdamaian yang adil. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer
UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan
Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap
Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali
Mulai 1 April 2026, Pemerintah Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar 50 Liter per Hari
Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Ramai Beredar di Medsos, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi
TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:09 WIB

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer

Sabtu, 4 April 2026 - 18:22 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 12:14 WIB

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Rabu, 1 April 2026 - 16:58 WIB

Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap

Rabu, 1 April 2026 - 16:52 WIB

Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali

Berita Terbaru

Pekanbaru

Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:26 WIB

Pekanbaru

KPK Cek Fly Over SKA, Jalan di Tutup Selama 6 Hari

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:08 WIB