Bitcoin Sempat Turun ke US$74.000, ‘Mega Whale’ Terpantau Tetap Borong Bitcoin

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta – Pasar aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah Bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam ke kisaran level USD74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level USD77.000. Kombinasi antara eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, penguatan dolar AS pasca-nominasi kepemimpinan baru Federal Reserve menjadi pemicunya. Penurunan ini tercatat telah menghapus nilai kapitalisasi pasar sekitar USD800 miliar sejak titik tertingginya pada Oktober lalu.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa saat ini Bitcoin sering kali menjadi salah satu aset pertama yang bereaksi terhadap kepanikan global karena sifat pasarnya yang beroperasi 24/7. Fenomena ini tercermin dari risk-off sentiment yang terjadi secara serentak, di mana instrumen hard money tradisional seperti emas dan perak juga menyusul mengalami tekanan jual yang signifikan bersamaan dengan aset digital.

Baca Juga :  Disnaker Kota Pekanbaru Imbau Perusahaan Agar Terapkan UMK 2026

Namun, data on-chain Glassnode menunjukkan anomali yang menarik di mana terdapat perbedaan perilaku yang kontras antara kelas investor kripto. Saat investor ritel cenderung melakukan penjualan karena panik, kelompok ‘Mega-Whales’ atau pemegang lebih dari 1.000 Bitcoin justru terpantau melakukan akumulasi pembelian Bitcoin secara bertahap untuk menyerap pasokan pasar yang panik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antony menambahkan bahwa meskipun pasar saat ini berada dalam fase ketakutan yang ekstrem, fundamental industri dinilai jauh lebih kokoh dibandingkan siklus serupa di tahun 2022. Kehadiran institusi besar seperti BlackRock dan JPMorgan yang telah terintegrasi dalam ekosistem melalui ETF dan infrastruktur perbankan memberikan bantalan yang lebih kuat terhadap risiko sistemik jangka panjang.

Baca Juga :  “Di Mana Nurani?” LMB Nusantara Kecam Penahanan Nova Rianti, Bayi 7 Bulan Jadi Korban

Sebagai langkah antisipasi, INDODAX mengimbau para investor kripto di Indonesia untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi sesaat. Penting bagi investor untuk mengevaluasi kembali manajemen risiko mereka.

Investor disarankan untuk tetap disiplin pada strategi investasi jangka panjang, mencermati dinamika pasar secara proporsional, serta terus membekali diri dengan riset mandiri. Untuk membantu investor tetap mengikuti perkembangan pasar dan memahami konteks pergerakan harga, INDODAX juga menyediakan kanal edukasi melalui INDODAX Academy serta pembaruan informasi pasar melalui INDODAX News. INDODAX berkomitmen untuk terus menyediakan platform yang transparan dan tepercaya guna mendukung seluruh pengguna dalam menghadapi dinamika ekonomi digital global ini. (Rls)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan Termasuk Sekretaris Utama
Diduga usai Diberi Telur Mentah oleh Neneknya, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal Dunia
Kebakaran Lahan di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah, 2.000 Jiwa Terdampak
Letjen TNI Iwan Setiawan Jabat Pangkostrad Gantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar
Polri Resmi Ubah Tagline dari “Presisi” Menjadi “Polisi Bersama Masyarakat”
Resmi Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Herry Heryawan Naik Pangkat Jadi Komjen
Kapolri Pimpin Sertijab dan Pelantikan Sejumlah Kapolda Malam Ini
Pangkostrad Tinjau Kesiapan Prajurit Kostrad Jelang HUT ke-81 TNI

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:16 WIB

KPK OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan Termasuk Sekretaris Utama

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Diduga usai Diberi Telur Mentah oleh Neneknya, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Kebakaran Lahan di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah, 2.000 Jiwa Terdampak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan Jabat Pangkostrad Gantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Polri Resmi Ubah Tagline dari “Presisi” Menjadi “Polisi Bersama Masyarakat”

Berita Terbaru