BOSDA 2024 Masih Tanda Tanya, Kepala BPKAD Riau: “Diupayakan Untuk Segera Bisa Dibayarkan”

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Tunda bayar dana BOSDA Provinsi Riau tahun 2024 sempat dikabarkan bakal terealisasikan pada akhir Desember 2025 lalu. Namun hingga kini hanya menjadi harapan yang belum pasti, dan menjadi tanda tanya besar.

Mengakibatkan keprihatinan yang terus berlanjut terhadap seluruh kepala sekolah SMA Negeri se Riau, dimana kepala sekolah SMA Negeri se Riau terus memikirkan cara sendiri untuk menyelesaikan persoalan hutang piutang untuk kepentingan sekolah.

Dana BOSDA 2024 yang belum terealisasikan sangat diharapkan dapat diselesaikan di bulan Januari 2026 ini juga, lebih dari satu tahun diharapkan dan menunggu ketidakpastian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, dari informasi yang diterima media ini, berkas dari sekolah semua sudah diverifikasi team Disdik Riau, dan telah diserahkan ke BPKAD Riau untuk ditindaklanjuti pencairannya.

Alhasil seluruh berkas masih dalam proses BPKAD Riau, dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda pencairan BOSDA 2024.

Baca Juga :  PT. Galaksi Yakusa Pers Layangkan Surat Keberatan Terbuka ke UNIBA

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Provinsi Riau, Ispan S Syahputra saat dimintai konfirmasinya terkait tunda bayar BOSDA 2024 mengatakan, “Verifikasi yang dilakukan oleh Disdik Riau tsb menindaklanjuti rekomendasi hasil reviu APIP, sehingga hasil verifikasi ulang yang telah dilakukan oleh Disdik Riau disampaikan kembali kepada pihak yang menerbitkan rekomendasi untuk memastikan bahwa rekomendasi telah ditindaklanjuti,” jelasnya. Selasa (13/1/26).

“Insha Allah, BPKAD selaku BUD akan memproses pengajuan pembayaran setelah terpenuhi syarat kelengkapan administrasi, dan kondisi keuangan/ketersediaan dana mencukupi untuk menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran,” sebutnya.

“Insha Allah Pemprov berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kewajiban termasuk tunda bayar sesuai mekanisme dan ketentuan,” katanya.

Untuk operasional sekolah ada anggaran BOS Pusat yang langsung ditransfer ke Sekolah, sehingga Insha Allah operasional sekolah masih dapat berjalan dengan baik. Tunda bayar Bosda 2024 diupayakan untuk segera bisa dibayarkan,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Barisan Masyarakat Bersih dari Korupsi (BASMI) Riau, Fadli meminta Plt Gubernur Riau SF Hariyanto agar dapat menyelesaikan persoalan tunda bayar BOSDA 2024 yang tak kunjung selesai hingga saat ini.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Riau Gelar Kegiatan Sosialisasi Safety Driving di Tol Pekanbaru-XII Koto Kampar

Sebelumnya dimasa kepemimpinan eks Gubernur Riau Abdul Wahid telah kita suarakan juga di bulan April 2025 agar BOSDA 2024 segera terealisasikan, namun tidak juga teratasi, ada dugaan kala itu anggaran dialihkan pada kegiatan Jambore Karhutla di Kab Siak, diinformasikan akan diselesaikan di anggaran APBD-P 2025, hasilnya tetap tidak terealisasikan,” ungkap Fadli.

Selanjutnya, BASMI Riau meminta Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dapat bertindak tegas dalam menyelesaikan persoalan tunda bayar BOSDA 2024, jangan ditunda lagi, prioritaskan pendidikan, tunda kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial atau pencitraan yang hanya menghabiskan aggaran,” tegasnya.

“Jangan sampai dana BOSP 2026 digunakan kepala sekolah untuk membayar hutang BOSDA 2024, jika hal itu terjadi hanya akan menimbulkan masalah baru, dikarenakan pemrov Riau diduga menunda-nunda pembayaran BOSDA 2024, dan diduga tidak memprioritaskan dunia pendidikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemerintah Hapus PPh 21, Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Dapat Tambahan Penghasilan

“Kita turut prihatin atas tunda bayar BOSDA 2024 yang tidak kunjung selesai oleh pemerintah Provinsi Riau, mengakibatkan kepala sekolah harus menanggung beban dan dikejar-kejar penagih hutang,” jelasnya.

Jangan sampai persoalan ini menjadi asumsi tidak baik dimata masyarakat, yang mana diketahui belakangan ini pemrov Riau sukses menggelar acara 6.000 Penari Zapin Riau hingga mencetak Rekor Muri, sebelumnya Pemrov Riau juga sukses melaksanakan giat Jambore Karhutla 2024, dipastikan kegiatan tsb banyak menghabiskan anggaran, namun tunda bayar BOSDA 2024 tak kunjung selesai, ada apa..?

Untuk itu kita meminta Pemprov Riau segera lakukan pencairan dana BOSDA 2024, jangan ditunda lagi, segera selesaikan persoalan yang sangat membebankan pikiran para kepala sekolah SMAN/SMKN se Riau, kebijakan dan ketegasan Plt Gubri SF Hariyanto sangat diharapkan,” tutupnya. (Tim/Fa)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSPS Pekanbaru Kembali ke Puncak Klasemen Group A Usai Kalahkan PSGC Ciamis dengan Skor 2-1
Lawan Buta Aksara Al-Qur’an, RW 11 Perumnas Rumbai Bangun Gerakan Mengaji Lintas Generasi
Angka Pengangguran di Riau Kembali Meningkat, Tercatat Sebanyak 139.820 Orang
Belum Tuntas Soal Upah, Oknum Mandor Proyek RS UPT Vertikal – Riau Diduga Intimidasi Mantan Pekerja
Pendiri Pekanbaru Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah akan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Polsek Sukajadi Ringkus 2 Pelaku Komplotan Curanmor Lintas Kota, Beraksi di 8 TKP
Dirlantas Polda Riau Edukasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas Melalui Program Subuh Keliling
Pekanbaru jadi Pilot Project Program MBG Konsep Prasmanan di Riau, Dimulai Senin 9 November

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 22:08 WIB

PSPS Pekanbaru Kembali ke Puncak Klasemen Group A Usai Kalahkan PSGC Ciamis dengan Skor 2-1

Minggu, 8 November 2026 - 15:06 WIB

Lawan Buta Aksara Al-Qur’an, RW 11 Perumnas Rumbai Bangun Gerakan Mengaji Lintas Generasi

Minggu, 8 November 2026 - 14:04 WIB

Angka Pengangguran di Riau Kembali Meningkat, Tercatat Sebanyak 139.820 Orang

Minggu, 8 November 2026 - 13:29 WIB

Belum Tuntas Soal Upah, Oknum Mandor Proyek RS UPT Vertikal – Riau Diduga Intimidasi Mantan Pekerja

Minggu, 8 November 2026 - 00:47 WIB

Polsek Sukajadi Ringkus 2 Pelaku Komplotan Curanmor Lintas Kota, Beraksi di 8 TKP

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page