TNI Berhasil Kuasai Markas OPM di Intan Jaya, 14 Anggota OPM Tewas usai Baku Tembak

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persenjataan dan atribut OPM Kodap VIII/Intan Jaya yang diamankan Koops Habema Kogabwilham III. (Foto: Dok. Media Koops Habema)

Persenjataan dan atribut OPM Kodap VIII/Intan Jaya yang diamankan Koops Habema Kogabwilham III. (Foto: Dok. Media Koops Habema)

SUARANEWS86.COM || Sebanyak 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Undius Kogoya tewas dalam kontak tembak dengan TNI di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. TNI berhasil memukul mundur para pelaku hingga menguasai markas OPM Kodap VIII/Soanggama tersebut.

“TNI berhasil menewaskan 14 anggota OPM, di antaranya sejumlah pimpinan dan pelaku penembakan terhadap aparat keamanan sebelumnya. Sementara sisanya melarikan diri ke arah hutan,” kata Panglima Komando Operasi Habema Mayjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).

Kontak tembak tersebut terjadi wilayah Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Intan Jaya, Rabu (15/10). Satgas Koops Habema Kogabwilhan III yang melancarkan operasi tersebut berhasil membebaskan warga yang selama ini berada dalam teror OPM.

“Tindakan tersebut dilaksanakan secara terpadu dan terukur, dengan tujuan untuk menegakkan keamanan serta melindungi masyarakat dari aksi teror dan kekerasan yang selama ini dilakukan oleh kelompok bersenjata,” jelasnya.

Lucky menjelaskan, operasi ini berawal saat prajurit TNI bergerak menuju wilayah Soanggama untuk membantu masyarakat agar terbebas dari tekanan OPM. Kampung tersebut diduga telah lama dikuasai OPM yang memiliki kekuatan 30 orang.

“Kontak tembak terjadi saat pasukan TNI diserang oleh kelompok OPM. Menghadapi situasi tersebut, prajurit TNI dengan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur pertempuran,” jelasnya.

Serangan TNI membuat pelaku kewalahan hingga melarikan diri ke hutan. Personel TNI yang melakukan penyisiran pascakontak tembak kemudian menemukan 14 anggota OPM dalam kondisi tewas.

Baca Juga :  Isra Miraj 2025: Sejarah, Makna, dan Hikmah

“Berdasarkan keterangan kepala Desa Soanggama, seluruh korban yang tertembak merupakan anggota kelompok bersenjata OPM. Masyarakat juga memberikan informasi tambahan terkait keberadaan beberapa pucuk senjata lain yang saat ini sedang dalam proses pencarian oleh aparat,” paparnya.

Dari hasil operasi tersebut, TNI berhasil menguasai dan merebut markas besar Kodap VIII/Soanggama pimpinan Undius Kogoya. Markas tersebut selama ini digunakan sebagai pusat perencanaan serangan terhadap aparat dan warga sipil.

Personel turut mengamankan 1 pucuk senjata api rakitan dan 4 senapan angin, amunisi berbagai kaliber, 1 alat bidik Simons, 1 teropong Newcon. Selain itu ada dokumen organisasi OPM, atribut bintang kejora, peralatan komunikasi, serta berbagai perlengkapan lapangan milik kelompok separatis.

“Menetapkan wilayah Soanggama sebagai Pos Taktis TNI guna memastikan keamanan dan stabilitas di daerah tersebut tetap terjaga,” ungkap Lucky.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Jambret Handphone Bocah di Jalan Melati Indah

Lucky melanjutkan situasi di Kampung Soanggama aman dan kondusif. Masyarakat tidak melakukan pengungsian serta menyambut positif kehadiran TNI.

“Tokoh adat dan kepala desa setempat bahkan menghibahkan sebagian lahan dan fasilitas kampung untuk dijadikan Pos Taktis TNI Soanggama,” jelasnya.

Berikut Daftar nama OPM yang tewas yaitu:

  1. Agus Kogoya, jabatan Kepala Staf Operasi Kodap VIII/Soanggama.
  2. Ipe Kogoya (Adik Kandung Pangkodap VIII/Soanggama)
  3. Zakaria Kogoya, pelaku penembakan anggota TNI di Mamba Bawah dan Gamagai
  4. Uripinus Wandagau
  5. ⁠Sepi Kobogau
  6. Kaus Lawiya
  7. Napinus Kogoya
  8. Roni Lawiya
  9. ⁠Poli Kogoya
  10. Aofa Kobogau
  11. Pisen Kogoya
  12. Meki Murib

Dua OPM lainnya masih dalam proses identifikasi. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Beredarnya Surat Tulisan Tangan Abdul Wahid, Ini Tanggapan KPK
Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Jambret Handphone Bocah di Jalan Melati Indah
Waduh! Bantuan Bencana Digudang BPBD dan Dinsos Bireuen Ditemukan Menumpuk tak Tersalurkan
Eks Kadisperindag Pekanbaru Disorot, Dugaan Korupsi Miliaran Masih Menggantung
Kecelakaan Maut di Kampar, 2 Pengendara Motor Tewas Ditempat Terlindas Truk
Bocah Tenggelam di Sungai Ngaso Rohul Ditemukan Meninggal Dunia
Diduga Alami Microsleep, Pengemudi Toyota Yaris Tewas Ditempat usai Tabrak Truk di Tol Permai
Kurir Narkotika Jenis Sabu Seberat 14,8 Kg di Kampar Dituntut Penjara Seumur Hidup

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:47 WIB

Heboh Beredarnya Surat Tulisan Tangan Abdul Wahid, Ini Tanggapan KPK

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:13 WIB

Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Jambret Handphone Bocah di Jalan Melati Indah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:23 WIB

Waduh! Bantuan Bencana Digudang BPBD dan Dinsos Bireuen Ditemukan Menumpuk tak Tersalurkan

Senin, 12 Januari 2026 - 22:10 WIB

Eks Kadisperindag Pekanbaru Disorot, Dugaan Korupsi Miliaran Masih Menggantung

Senin, 12 Januari 2026 - 07:42 WIB

Kecelakaan Maut di Kampar, 2 Pengendara Motor Tewas Ditempat Terlindas Truk

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page