Masyarakat Pekanbaru Kesulitan Mendapatkan Pertalite di SPBU, Harga di Eceran Tembus Rp 14 Ribu per Liter

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Kondisi ini menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, bahkan harus rela mengantre panjang di SPBU.

Selain itu, harga BBM di tingkat eceran mengalami kenaikan signifikan, jauh di atas harga normal. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah Pertashop dilaporkan kosong tanpa stok. Penjual BBM eceran atau Pertamini juga mengalami hal serupa.

Jika pun tersedia, harga Pertalite di tingkat eceran kini mencapai sekitar Rp14.000 per liter dengan jumlah terbatas. Bahkan, satu botol ukuran besar yang sebelumnya dijual Rp18.000 hingga Rp20.000 kini melonjak menjadi Rp25.000 per botol.

Seorang penjual BBM eceran di kawasan Jalan Cipta Karya Ujung yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan mendapatkan pasokan.

“Sekarang susah sekali cari minyak. Dapat pun sedikit, itu pun susah, makanya terpaksa dijual Rp14.000 per liter,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Sebelumnya, menyatakan akan menambah kuota BBM jenis Pertalite dan solar hingga 20 persen guna mengatasi kelangkaan. Namun hingga kini, distribusi di lapangan dinilai masih belum stabil.

Kelangkaan ini juga dikeluhkan warga. Iyam, salah satu warga Pekanbaru, mengaku khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Maraknya Kasus Keracunan MBG, Prabowo: "Ini Masalah Besar, Saya Akan Segera Panggil Kepala BGN"

“Kami khawatir kalau terus begini, harga-harga lain juga ikut naik. Sekarang saja sudah susah cari minyak. Tadi saya beli seliternya sudah Rp14.000,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan BBM kembali normal, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu dan harga tetap terkendali.

Fenomena ini kembali memunculkan ironi di tengah masyarakat, mengingat Riau dikenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak di Indonesia, namun warganya justru mengalami kesulitan mendapatkan BBM. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli PKWT di Disnakertrans Rohil Menguat, BASMI Riau Ancam Lapor ke APH
Kodim 0302/Inhu Gelar Tes Garjas Semester I TA 2026, Tingkatkan Kesiapan Fisik Prajurit
Wali Kota Agung Nugroho Lantik 7 Pejabat di Lingkungan Pemko Pekanbaru
Gencarkan Program Zero Anak Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru Buka Posko Pengaduan
Geger! Mayat Pria Ditemukan Dalam Truk Muatan Minyak Goreng di Pekanbaru dengan Kondisi Terikat
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pimpin Apel Pagi, “Perkuat Disiplin dan Integritas Petugas”
Saat Beraksi, 4 Pelaku Pembunuh Lansia di Rumbai Dibawah Pengaruh Narkoba
Antrian Panjang Terjadi di SPBU, Disperindag Pekanbaru akan Lakukan Sidak, Pengelola Dilarang Jual BBM ke Pengecer

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:28 WIB

Dugaan Pungli PKWT di Disnakertrans Rohil Menguat, BASMI Riau Ancam Lapor ke APH

Senin, 4 Mei 2026 - 19:17 WIB

Kodim 0302/Inhu Gelar Tes Garjas Semester I TA 2026, Tingkatkan Kesiapan Fisik Prajurit

Senin, 4 Mei 2026 - 18:20 WIB

Wali Kota Agung Nugroho Lantik 7 Pejabat di Lingkungan Pemko Pekanbaru

Senin, 4 Mei 2026 - 18:18 WIB

Gencarkan Program Zero Anak Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru Buka Posko Pengaduan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:13 WIB

Geger! Mayat Pria Ditemukan Dalam Truk Muatan Minyak Goreng di Pekanbaru dengan Kondisi Terikat

Berita Terbaru