Ini Makna Atribut Anugerah Adat Ingatan Budi Kepada Kapolri Listyo

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengenakan tanjak, selempang, keris, kalung dan melakukan tepuk tepung tawar kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Maka sah lah jenderal bintang empat ini menerima Anugerah Adat Ingatan Budi dari masyarakat adat Melayu Riau, pada Sabtu pagi (12/7), di Balai Adat, Jalan Diponogoro, Pekanbaru.

Dalam kata elu-eluannya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil menjelaskan bahwa dikenakan tanjak sebagai tanda kehormatan, sedangkan selempang menyimbolkan keagungan dan perlindungan.

Baca Juga :  Kepala KPLP Pebri Sadam Pimpin Razia Gabungan Internal, Menyasar Blok Hunian WBP

“Keris sebagai simbol kekuatan, dan kalung pingat sebagai tanda pengikat persaudaraan,” jelas Datuk Seri Taufik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu Kapolri juga ditepuk tepung tawari dengan merenjis dan menabur dedaunan dan air serta bertih. Semuannya mengandung simbol kebaikan.

Daun Ati-ati misalnya, jelas Datuk Seri Taufik,  melambangkan sikap penuh kehati-hatian, waspada, cermat, yang lazim disebut, “Supaya bercakap dengan beradab, supaya berbual dengan akal, supaya berbicara berkira-kira, supaya bergaul secara betul, supaya duduk pada yang elok, supaya tegak pada yang layak.”

Sebelumnya Datuk Seri Taufik menyebutkan, penganugerahan ini merupakan bagian dari upaya konkret untuk menghidupkan dan meneguhkan nilai luhur Melayu, menebar dan membalas budi.

Baca Juga :  Jelang Penugasan ke Papua, Pangdam I/BB Beri Motivasi Prajurit 100/PS

“Ini bukan sekadar seremoni. Tapi bentuk penghormatan yang dalam kepada nilai budi dalam adat dan budaya Melayu,” sebutnya.

Konsep Ingatan Budi dalam budaya Melayu memiliki makna istimewa dan mendalam. Ia bukan sekadar memori, melainkan kesadaran kognitif yang melahirkan penghargaan, empati, serta perilaku halus dan terpuji. Dalam masyarakat Melayu, budi menempati tempat yang tinggi sebagai dasar peradaban, yang diwariskan turun-temurun sebagai bagian dari identitas. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Hak Terpenuhi, Lapas Pekanbaru Bagikan Perlengkapan Dasar di Blok Mapenaling
BOSDA 2024 Masih Tanda Tanya, Kepala BPKAD Riau: “Diupayakan Untuk Segera Bisa Dibayarkan”
Transaksi Kripto Tembus Rp482,23 Triliun Sepanjang 2025, Minat Investor Domestik Jadi Sorotan
Salah Satu Gelper Dihebohkan, BASMI Riau : “Jangan Tebang Pilih”
Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT, WBP Lapas Pekanbaru Ikuti Pengajian Rutin
Eks Kadisperindag Pekanbaru Disorot, Dugaan Korupsi Miliaran Masih Menggantung
Lapas Pekanbaru Perkuat Komitmen dan Implementasi Program Aksi Kemenimipas
Gantikan AKP Awi Ruben, Kapolsek Payung Sekaki Resmi Dipimpin AKP Rafidin Lumban Gaol SH MH

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:03 WIB

Pastikan Hak Terpenuhi, Lapas Pekanbaru Bagikan Perlengkapan Dasar di Blok Mapenaling

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:20 WIB

BOSDA 2024 Masih Tanda Tanya, Kepala BPKAD Riau: “Diupayakan Untuk Segera Bisa Dibayarkan”

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:57 WIB

Transaksi Kripto Tembus Rp482,23 Triliun Sepanjang 2025, Minat Investor Domestik Jadi Sorotan

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:21 WIB

Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT, WBP Lapas Pekanbaru Ikuti Pengajian Rutin

Senin, 12 Januari 2026 - 22:10 WIB

Eks Kadisperindag Pekanbaru Disorot, Dugaan Korupsi Miliaran Masih Menggantung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page