Heboh! Pekerja Perempuan Asal NTT Diduga Disekap di Panti Jompo Kota Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || MJ (21), Seorang pekerja wanita di sebuah panti jompo kawasan Bantarjati, Kota Bogor, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyekapan, Jumat (10/10) dini hari.

Wanita yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), itu melaporkan sendiri ke polisi dan rekan-rekannya sesama orang NTT.

Kapolsek Bogor Utara AKP Enjo Sutarjo mengatakan pihaknya yang mendapat laporan itu langsung mendatangi panti jompo tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumat dini hari sekitar hampir jam 1, kami mendapat laporan dugaan penyekapan di panti wredha/panti jompo di kawasan Bantarjati. Saat kami datang ke lokasi, di sana sudah banyak orang NTT, termasuk dari paguyuban mereka,” kata Enjo saat dikonfirmasi, dikutip dari Kumparan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 5 Orang yang "Akali Sistem" Situs Judi Online di Bantul, Siapa Pelapornya?

“Yang melaporkannya ini MJ nya langsung. Kami kemudian berbicara dengan salah satu orang di sana. Katanya, dia datang untuk menjemput anak yang bekerja di situ yaitu MJ, 21, perempuan asal NTT,” tambahnya.

Enjo mengatakan MJ bekerja dibagian pembersih di panti tersebut. Dia tidur di kamar belakang. Enjo menyebut, akses di lokasi itu memang dikunci karena di dalam ada para lansia.

“Jadi akses keluar masuknya agak susah supaya lansia enggak gampang kabur,” ujarnya.

“Nah, karena suasana di lokasi sudah ramai dan agak gaduh, akhirnya disepakati bersama antara pihak paguyuban orang NTT, pengelola panti, dan security, untuk mengamankan MJ ke polsek demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Baca Juga :  Diduga Menyalahkan Kewenangan, 7 Personel Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Dipatsus

Lebih lanjut, Enjo mengatakan MJ dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan karena saat diperiksa dia mengaku dalam kondisi lelah dan pusing.

Enjo mengatakan saat ini kasus dugaan penyekapan tersebut masih dilakukan penyelidikan.

“Sampai saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Belum ada kesimpulan dan belum ditemukan unsur pidana. Pemeriksaan terhadap saksi saksi juga masih berlangsung,” kata Enjo. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton
Inspektorat Dinilai Gagal Awasi DD-ADD, DPRD Sumenep Desak Investigasi
INDODAX: DCA Bantu Investor Meredam Risiko Volatilitas Pasar Kripto
Soal Dugaan Penyimpangan Penanganan Barang Sitaan Rokok Ilegal di Bea Cukai Dumai, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini
Gerobak dan Keringat Prajurit Kodim, Jembatan Cimanceuri Hubungkan Dua Desa ‎
Breaking News! KAJJ Bertabrakan dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur
Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi Tangkap Pelaku Pembobolan Rumah Makan
Viral Video Siswa Jambak Guru di Langsa, Ternyata Prank Kejutan Ulang Tahun Guru

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:26 WIB

Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton

Rabu, 29 April 2026 - 21:02 WIB

Inspektorat Dinilai Gagal Awasi DD-ADD, DPRD Sumenep Desak Investigasi

Rabu, 29 April 2026 - 19:09 WIB

INDODAX: DCA Bantu Investor Meredam Risiko Volatilitas Pasar Kripto

Rabu, 29 April 2026 - 17:23 WIB

Soal Dugaan Penyimpangan Penanganan Barang Sitaan Rokok Ilegal di Bea Cukai Dumai, Ketua KNPI Riau Tegaskan Hal ini

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Gerobak dan Keringat Prajurit Kodim, Jembatan Cimanceuri Hubungkan Dua Desa ‎

Berita Terbaru