Laporan Ditolak Polisi, Wanita Korban Penipuan Akhirnya Curhat ke Petugas Damkar

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekalongan — Putri (23), warga Panjang Wetan, Pekalongan Utara, mencurahkan isi hatinya kepada petugas Damkar Kota Pekalongan karena putus asa setelah laporan penipuannya ditolak Polres Pemalang.

Dilansir iNews.id, kasus ini bermula ketika Putri tertarik membeli sepeda listrik yang diiklankan di marketplace Facebook seharga Rp1.650.000. Ia membayar uang muka sebesar Rp450.000 melalui dua kali transfer dan menerima faktur pembelian.

Namun, saat hendak mengambil sepeda di toko di Pemalang, pihak toko tidak mengenali faktur tersebut. Ternyata, ada lima warga lain yang juga menjadi korban dengan modus serupa.

Putri yang kecewa kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Pemalang. Namun, laporan itu tidak diterima. Bahkan, Putri mengaku justru ditawari untuk membeli kue nastar buatan anak salah satu anggota kepolisian.

“Sampai di toko bilangnya itu bukan dari karyawan saya, terus diarahkan laporan ke Polres Pemalang. Tapi mboten (tidak) diterima, malah ditawari (beli) nastar,” ungkap Putri di Kantor Damkar Kota Pekalongan, Sabtu (16/3/2025) malam.

Dalam keputusasaannya, Putri spontan mendatangi kantor Damkar untuk mencurahkan isi hatinya. Awalnya, petugas Damkar mengira Putri akan melaporkan kejadian kebakaran. Namun, ternyata Putri hanya ingin curhat sambil menangis.

Baca Juga :  20 Prajurit Ditetapkan Sebagai Tersangka Atas Kematian Prada Lucky dan Sudah Ditahan

“Soalnya biar tenang, kalau ke psikolog kan bayar lagi. Uang itu untuk perputaran jualan,” ujarnya.

Petugas Damkar dengan sabar mendengarkan curhatan Putri dan memberikan dukungan moral. Yudha Wijaya, salah satu petugas Damkar, mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya mereka menerima curhatan warga.

“Pukul 17.30 WIB kami mendapat telepon dari saudari Putri. Dia bertanya apakah boleh datang ke kantor, ya kami persilakan. Sampai di sini, dia curhat,” kata Yudha.

Kisah Putri menarik perhatian warga dan wartawan di lokasi. Mereka merasa iba dan memberikan bantuan uang agar Putri bisa kembali berdagang.

Baca Juga :  Warga Mandau Dihebohkan Dugaan Praktek Jual Beli Bayi di RSUD Mandau, Oknum Perawat Diduga Terlibat

Awalnya, Putri menolak bantuan tersebut, namun akhirnya menerimanya sambil menangis haru. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC PERADI Madura Raya Syafawi, SH Resmi Dilantik sebagai Wasekjen DPN PERADI
Kodim 0510/Tigaraksa Dukung Pemusnahan Barang Bukti di Tangerang
Personil Koramil 13/Cisoka Patroli Malam Intensifkan Keamanan Wilayah
Pentingnya Penegakan Hukum Pidana dari Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UI
INDODAX Hadirkan Tokenized Stocks, Perluas Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain
Rally Kripto Dipicu Tol Bitcoin, INDODAX Soroti Dampaknya pada Ekonomi Global
Warga Serpong Utara Resah, Berkedok Kios Kosmetik, Diduga Jadi Lapak Obat Keras di Jelupang
Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Soroti Peran Strategis Industri Terhadap Negara

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:15 WIB

Ketua DPC PERADI Madura Raya Syafawi, SH Resmi Dilantik sebagai Wasekjen DPN PERADI

Jumat, 17 April 2026 - 11:00 WIB

Personil Koramil 13/Cisoka Patroli Malam Intensifkan Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 18:13 WIB

Pentingnya Penegakan Hukum Pidana dari Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UI

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

INDODAX Hadirkan Tokenized Stocks, Perluas Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain

Rabu, 15 April 2026 - 12:33 WIB

Rally Kripto Dipicu Tol Bitcoin, INDODAX Soroti Dampaknya pada Ekonomi Global

Berita Terbaru

Oplus_131072

Hukum dan Kriminal

Aksi Curanmor di Rumbai Berhasil Digagalkan Warga, Polisi Amankan Pelaku

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:34 WIB