Warga Mandau Dihebohkan Dugaan Praktek Jual Beli Bayi di RSUD Mandau, Oknum Perawat Diduga Terlibat

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Dunia kesehatan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, kembali diguncang isu mengejutkan.

Masyarakat Kecamatan Mandau dihebohkan oleh kabar dugaan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berupa jual beli bayi, yang disebut melibatkan seorang oknum perawat RSUD Kecamatan Mandau berinisial WN.

Isu tersebut mencuat pertama kali melalui media sosial dan pesan berantai di berbagai platform percakapan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa seorang pasien melapor ke polisi karena diduga anaknya hendak diperjualbelikan oleh oknum tenaga medis tersebut, bersama dua orang lainnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, membenarkan adanya laporan terkait dugaan perdagangan bayi itu.

“Betul, ada laporannya. Laporan polisi tanggal 5 November kemarin,” kata Kombes Anom, Sabtu (15/11/2025).

Meski laporan telah masuk, proses penyidikan masih berjalan awal. Pemeriksaan saksi yang dijadwalkan pada Rabu lalu belum terlaksana.

“Pemeriksaan saksi belum. Kemarin dijadwalkan hari Rabu, namun pelapor berhalangan hadir, sehingga dijadwalkan ulang minggu depan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kecamatan Mandau, drg. Sylvia Febriani, belum memberikan tanggapan ketika dimintai konfirmasi terkait dugaan keterlibatan oknum perawat tersebut.

Baca Juga :  Terkait Beredarnya Dugaan Praktik Pungli yang Telah Ditetapkan di SMKN 7 Pekanbaru, Ini Jawaban Padmi

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak rumah sakit belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Kasus ini menyedot perhatian publik, mengingat dugaan perdagangan bayi termasuk kejahatan serius dengan ancaman pidana berat. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Akibat Kecanduan Judol Hingga Terlilit Utang, Karyawan Cafe di Pekanbaru Gantung Diri
Rapat Pengamanan Lapas Pekanbaru Bahas Strategi Deteksi Dini Cegah Barang Terlarang
Buron Berbulan-bulan, Polisi Akhirnya Berhasil Ringkus Dalang Pencurian Brankas Emas di Pekanbaru
Diduga Bunuh Diri, Karyawan Cafe di Pekanbaru Ditemukan Tewas
Tak Henti-hentinya Diviralkan, Pengelola Gelper Jon Ketek Katakan ini
Warga Montorna Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak dengan Swadaya
Raja Hariyanto Membantah Keras Terkait Hebohnya Pemberitaan Dugaan Penipuan Lahan Sawit
Kasubbag TU Pimpin dan Berikan Amanat Apel Pagi Lapas Narkotika Rumbai

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:57 WIB

Diduga Akibat Kecanduan Judol Hingga Terlilit Utang, Karyawan Cafe di Pekanbaru Gantung Diri

Senin, 19 Januari 2026 - 15:32 WIB

Rapat Pengamanan Lapas Pekanbaru Bahas Strategi Deteksi Dini Cegah Barang Terlarang

Senin, 19 Januari 2026 - 15:02 WIB

Buron Berbulan-bulan, Polisi Akhirnya Berhasil Ringkus Dalang Pencurian Brankas Emas di Pekanbaru

Senin, 19 Januari 2026 - 12:56 WIB

Tak Henti-hentinya Diviralkan, Pengelola Gelper Jon Ketek Katakan ini

Senin, 19 Januari 2026 - 12:10 WIB

Warga Montorna Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak dengan Swadaya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page