Debit Air Mulai Normal, PLTA Koto Panjang Kurangi Bukaan Spillway Gate jadi 40 cm

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru — Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang kembali melakukan pengurangan bukaan pintu pelimpah (spillway gate) pada Sabtu 8 Maret 2025.

Keputusan ini diambil seiring dengan mulai normalnya debit air masuk (inflow) ke waduk.

“Bukaan lima pintu dikurangi masing-masing 40 cm (5×40 cm) pada pukul 10.00 WIB. Maka sisa bukaan menjadi 30 cm (5×30 cm),” ungkap Manajer ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, seperti dikutip dari Tribun Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dhani, inflow waduk sudah kembali normal di angka 544,66 m³/detik pada pukul 07.00 WIB, sementara debit air keluar (outflow) masih lebih besar, mencapai 800-an m³/detik melalui pintu pelimpah dan turbin.

Baca Juga :  Penting!! Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kumpulkan Seluruh Petugas Lapas Pekanbaru

“Pengurangan tinggi bukaan ini akan menurunkan outflow,” jelasnya.

Selain menyesuaikan bukaan spillway gate, pihak ULPLTA juga mencatat penurunan signifikan pada tinggi elevasi waduk.

“Pada Sabtu pagi, tinggi elevasi tercatat 82,38 meter di atas permukaan laut (mdpl), turun 32 cm dalam 24 jam dari hari sebelumnya,” ujar Dhani.

Ia menambahkan bahwa dengan penurunan ini, elevasi waduk kini berada di bawah level tinggi, sehingga pengurangan bukaan spillway gate menjadi langkah yang tepat untuk menjaga keseimbangan debit air.

Pengurangan bukaan ini diharapkan dapat mengurangi dampak luapan air ke wilayah hilir, terutama daerah yang sebelumnya terdampak banjir akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Pekanbaru Kesulitan Mendapatkan Pertalite di SPBU, Harga di Eceran Tembus Rp 14 Ribu per Liter
Polisi Ungkap Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai, Diduga Ada Keterlibatan Menantu Korban
Sorotan Mafia Tanah, Para Datuk Bergerak Tuntaskan Persoalan Alfa Hutagalung
Semangat Menuntut Ilmu, Santri Aktif Ikuti Pembelajaran Ngaji dan Fiqih
Deteksi Dini Guna Perkuat Keamanan, Seksi Kamtib Laksanakan Pemeliharaan Sarana Pengamanan di Blok Hunian
Ada Mantan Menantu Saat Kejadian Pembunuhan IRT di Rumbai, Anak Ngaku Tak Tahu
Wahyudi El Panggabean Appresiasi Journalist Capabality Building Tanoto Foundation
Pembunuhan IRT di Jalan Kurnia 2 Rumbai Mulai Terungkap, Polisi Amankan Anak Kandung

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Pekanbaru Kesulitan Mendapatkan Pertalite di SPBU, Harga di Eceran Tembus Rp 14 Ribu per Liter

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:27 WIB

Polisi Ungkap Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai, Diduga Ada Keterlibatan Menantu Korban

Kamis, 30 April 2026 - 19:21 WIB

Sorotan Mafia Tanah, Para Datuk Bergerak Tuntaskan Persoalan Alfa Hutagalung

Kamis, 30 April 2026 - 15:58 WIB

Deteksi Dini Guna Perkuat Keamanan, Seksi Kamtib Laksanakan Pemeliharaan Sarana Pengamanan di Blok Hunian

Kamis, 30 April 2026 - 14:37 WIB

Ada Mantan Menantu Saat Kejadian Pembunuhan IRT di Rumbai, Anak Ngaku Tak Tahu

Berita Terbaru