Prajurit TNI Tewas di Lebanon, Anggota DPR RI Sarankan Pasukan Perdamaian Ditarik

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, merespons kasus tewasnya seorang prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB, akibat serangan pasukan Israel di Lebanon.

Menurutnya, pemerintah Indonesia perlu mempertimbangkan kembali keberadaan prajurit TNI di Lebanon mengingat meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut. Bahkan bila perlu segera dilakukan penarikan demi keselamatan anggota TNI.

“Bilamana kondisinya ini memang tidak bisa dinyatakan aman, ada sebaiknya untuk pemerintah melakukan, apa namanya, penarikan ataupun juga evaluasi terhadap keberadaan prajurit kita di Lebanon,” kata Dave, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Ia pun menilai, keberadaan prajurit TNI juga harus dikoreksi mengingat fungsi dan misinya dalam menjaga perdamaian belum benar-benar terwujud. Terlebih sebelumnya, markas prajurit TNI juga pernah terkena serangan Israel.

“Karena jelas dengan adanya serangan yang tidak berhenti, yang terus berkelanjutan, bahkan menewaskan prajurit kita, ini apakah keberadaan kita ini berguna untuk menjaga perdamaian atau justru malah menjadi target daripada serangan daripada IDF,” ungkapnya.

Di samping itu, pihaknya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurti TNI di Lebanon, dan mendesak PBB untuk mengutuk serangan Israel tersebut.

Baca Juga :  Gubri Melalui Sekdaprov Riau Resmi Melantik 30 Pejabat Eselon III

“Saya secara pribadi ataupun juga secara keluarga besar menyampaikan turut bela sungkawa yang amat mendalam atas meninggalnya prajurit TNI kita akibat sebuah serangan misil yang ditujukan kepada Hizbullah, akan tetapi terkena kepada markas kita dan mengakibatkan tewasnya satu prajurit kita,” tuturnya.

“Dan juga infonya ada setidaknya satu orang lagi terluka berat. Saya nggak tahu persis kalau jumlah yang lain, kita sembari menunggu penjelasan resmi dari Mabes TNI tentang korban ataupun kerusakan yang terdampak,” kata Dave menambahkan. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer
UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan
Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap
Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali
Mulai 1 April 2026, Pemerintah Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar 50 Liter per Hari
Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Ramai Beredar di Medsos, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi
TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:09 WIB

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer

Sabtu, 4 April 2026 - 18:22 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 12:14 WIB

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Rabu, 1 April 2026 - 16:58 WIB

Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap

Rabu, 1 April 2026 - 16:52 WIB

Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali

Berita Terbaru

Pekanbaru

Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:26 WIB