Pecahkan Rekor Muri, Tari Zapin Massal di Pekanbaru Diikuti 6000 Penari

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) sukseskan kegiatan Tari Zapin Masal, di Jalan Gajah Mada Kota Pekanbaru, Minggu (11/1/2026).

Mengangkat tema “Bersatu Dalam Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu” kegiatan ini melibatkan 6000 penari dan ditetapkan sebagai Rekor Dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyebutkan hal ini menjadi suatu kebanggaan. Menurutnya, di tengah modernitas tidak semua daerah yang masih berdiri dengan budayanya, namun hal itu tidak berlaku di Provinsi Riau.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian, Jimly Asshiddiqie Ditunjuk Menjadi Ketua

“Riau memilih jalan yang berbeda. Kita memilih untuk maju tanpa tercerabut, berkembang tanpa meninggalkan akar, dan membangun tanpa mengorbankan nilai,” katanya.

Tari Zapin ini, dikatakan SF Hariyanto merupakan wujud disiplin, kekompakan, dan adab yang diterjemahkan dalam langkah kaki. Zapin mengajarkan bahwa kebersamaan lebih penting daripada menonjolkan diri dan keindahan lahir dari keteraturan.

“Begitu pula kebaya labuh kekek yang dikenakan hari ini. Di saat dunia berlomba-lomba menampilkan kebebasan tanpa batas, perempuan Melayu Riau justru menunjukkan bahwa kehormatan adalah kekuatan, bukan kelemahan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Di Konfirmasi Terkait Dana Bos, Diduga Kepsek SMPN 2 Bangko Bungkam

Melalui kegiatan ini, SF Hariyanto menyebutkan Pemprov Riau ingin mengirimkan pesan kepada generasi muda bahwa budaya Melayu akan terus hadir dalam ruang publik, pendidikan dan kegiatan masyarakat.

“Pemprov Riau tidak akan membiarkan budaya Melayu hanya hidup di panggung seremonial. Komitmen kami jelas dan terukur. Perempuan Melayu akan terus kami dorong menjadi penjaga nilai, bukan sekadar pelengkap acara,” ungkapnya.

Sementara itu, Senior General Manager MURI Triyono menyebutkan rencana awal kegiatan ini akan ditetapkan sebagai Rekor Muri dengan Penari terbanyak yang melibatkan 4000 penari. Namun, dibatalkan karena jumlah penari menembus 6000 orang.

Baca Juga :  Danrem 031/WB hadiri Buka Puasa TNI Polri dan Pemerintah Provinsi Riau

“Info yang kami terima hanya melibatkan 4000 peserta. Namun, hari ini kami mendapat konfirmasi ulang, ada 6000 peserta, untuk itu Rekor MURI yang kita rencanakan terpaksa dibatalkan,” katanya.

“Karena ini bukan lagi Rekor MURI, namun sudah Rekor Dunia. Zapin merupakan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia yang hanya ada di Provinsi Riau,” ungkapnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai, Diduga Ada Keterlibatan Menantu Korban
Tokoh Adat Air Tiris Soroti Sengketa Lahan, Tegaskan Status Hak Komunal
Semangat Menuntut Ilmu, Santri Aktif Ikuti Pembelajaran Ngaji dan Fiqih
Deteksi Dini Guna Perkuat Keamanan, Seksi Kamtib Laksanakan Pemeliharaan Sarana Pengamanan di Blok Hunian
Ada Mantan Menantu Saat Kejadian Pembunuhan IRT di Rumbai, Anak Ngaku Tak Tahu
Wahyudi El Panggabean Appresiasi Journalist Capabality Building Tanoto Foundation
Pembunuhan IRT di Jalan Kurnia 2 Rumbai Mulai Terungkap, Polisi Amankan Anak Kandung
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:27 WIB

Polisi Ungkap Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai, Diduga Ada Keterlibatan Menantu Korban

Kamis, 30 April 2026 - 19:21 WIB

Tokoh Adat Air Tiris Soroti Sengketa Lahan, Tegaskan Status Hak Komunal

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

Semangat Menuntut Ilmu, Santri Aktif Ikuti Pembelajaran Ngaji dan Fiqih

Kamis, 30 April 2026 - 14:37 WIB

Ada Mantan Menantu Saat Kejadian Pembunuhan IRT di Rumbai, Anak Ngaku Tak Tahu

Kamis, 30 April 2026 - 13:31 WIB

Wahyudi El Panggabean Appresiasi Journalist Capabality Building Tanoto Foundation

Berita Terbaru