BEI Minta Insentif, Menkeu Purbaya: Rapikan dulu Prilaku Investor Pasar Modal

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para pemangku kepentingan terkait untuk merapikan perilaku investor, khususnya dalam melakukan transaksi tidak wajar di pasar modal Indonesia.

Apabila berhasil, pihaknya berjanji akan memberikan insentif perpajakan bagi pasar modal Indonesia.

“Tadi direktur bursa minta insentif terus, yang belum tentu saya kasih. Jadi saya bilang akan saya beri insentif kalau anda sudah merapikan perilaku investor di pasar modal. Artinya goreng-gorengan dikendalikan, supaya investor kecil terlindungi, baru saya pikir insentifnya,” ujar Purbaya seusai menghadiri Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menteri Keuangan RI di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (9/10).

Purbaya menjelaskan, dirinya terlebih dahulu menertibkan pegawai pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), supaya tidak berbuat macam-macam ke depan.

Namun, apabila masih ada masalah ke depan, ia mengatakan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat menghadap ke dirinya lagi, yang kemudian akan dicarikan solusi terkait insentif seperti apa yang cocok untuk mengembangkan pasar modal Indonesia.

“Kalau saya bisa merapikan pegawai pajak sehingga gak macam-macam lagi ke depan, harusnya concern mereka udah hilang. Tapi kalau saya sudah merapikan, masih ada masalah lagi, dia bisa menghadap saya lagi, saya lihat insentif apa yang cocok buat mengembangkan dan mendukung pertumbuhan industri pasar modal di Indonesia,” ujar Purbaya.

Baca Juga :  Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Apresiasi Kegiatan Lomba Lari 100 Meter yang Digelar Ditlantas Polda Riau

Bukan hanya untuk mendorong perkembangan pasar modal Indonesia, ia mengatakan tujuan utama kebijakan Kemenkeu adalah untuk mendorong perekonomian nasional.

“Saya masih punya uang cukup banyak untuk menambah lagi kalau diperlukan. Otomatis kalau ekonominya bagus, pasar saham naik, jadi pergerakan di pasar saham menggambarkan ekspektasi investor untuk ke depannya kita seperti apa,” ujar Purbaya.

Ia mengingatkan kebijakan pengalihan likuiditas senilai Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) baru berjalan satu bulan, yang mana kebijakan tersebut pasti akan terasa ke depan.

“Kan likuiditas baru kurang dari satu bulan jalan, gak mungkin tiba-tiba lari. Tapi, mereka bisa hitung ke depan akan seperti apa ekonominya, dan saya pikir dengan diskusi tadi mereka akan lebih yakin bahwa perbaikan sifatnya struktural dan akan berkembangan terus ke depan,” ujar Purbaya.

Baca Juga :  Dalam Minggu Ini, Pejabat Eselon II akan Dilantik Walikota Pekanbaru

Dalam kesempatan ini, digelar Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menteri Keuangan RI, yang juga dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, dan Direktur Utama BEI Iman Rachman bersama jajaran direksi BEI lainnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah
Kabar Gembira! Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK 2027
Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Indonesia Masuk Top 10 ChatGPT, OpenAI Ungkap Kunci Optimalkan Ekosistem AI
Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Pantau Penanganan Karhutla di Rimbo Panjang Kampar
Sidang Tahunan MPR RI, Prabowo Perkenalkan Buruh Pengupas Bawang Terima Upah Rp700 Ribu per Kg
BGN Tegaskan untuk Perkuat Pengawasan, Guru Diminta Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Kabar Gembira! Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK 2027

Senin, 14 September 2026 - 19:05 WIB

Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Jumat, 4 September 2026 - 06:50 WIB

Indonesia Masuk Top 10 ChatGPT, OpenAI Ungkap Kunci Optimalkan Ekosistem AI

Berita Terbaru