SUARANEWS86.COM || Polri mengungkap pelaku pengeroyokan dua mata elang (matel) berinisial MET dan NAT yang tewas di depan TMP Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis malam, 11 Desember 2025. Pelaku berjumlah 6 orang merupakan oknum pelayanan markas (yanma) Mabes Polri.
Kasubdit Resmob AKBP Ressa Fiardi Marasabessy mengungkap motif keenam oknum itu mengeroyok matel. Yakni, debt collector menghentikan motor yang dikendarai rekan mereka.
“Jadi kendaraan tersebut betul digunakan oleh anggota. Sehingga inilah yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa tersebut,” kat Ressa di Jakarta, dikutip dari Metrotvnews.com, Jumat, (12/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun keenam tersangka tersebut merupakan anggota dari satuan pelayanan markas di Mabes Polri. Mereka adalah JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AN.
Mereka telah ditetapkan tersangka. Mereka dikenakan Pasal 170 ayat 3 KUHP, tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Sebelumnya, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan peristiwa bermula saat kedua matel itu menghentikan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian.
“Kronologisnya, tadi ada salah satu pengguna sepeda motor lah. Nah, sepeda motor tiba-tiba distop oleh teman-teman ini. Setelah distop, diberhentiin lah, biasa. Nah, baru diberhentiin, ini menurut keterangan saksi, baru diberhentiin terus, dari pengguna jalan yang lain keluar dari mobil,” kata Mansur.
Mansur menyebut pengeroyokan itu dilakukan oleh orang-orang yang berada di dalam mobil tersebut. Kata dia, pengeroyokan berlangsung cepat.
“Tiba-tiba datenglah mobil yang pengendara mobil di jalan juga. Pengendara mobil enggak tahu dari mana tiba-tiba turun untuk membantu. Terus dipukulinlah si matel itu,” ujarnya.
Setelah pengeroyokan massa tak dikenal kembali mendatangi lokasi, lalu membakar sembilan kios, enam kendaraan roda dua, dan satu kendaraan roda empat. **
Editor : Reza

























