RI Kutuk Serangan Militer Besar-besaran Israel di Jenin, Tepi Barat

- Redaksi

Minggu, 26 Januari 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta – Pemerintah Indonesia mengutuk keras operasi militer besar-besaran yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Jenin, Tepi Barat, yang berpotensi mengancam prospek perdamaian pascagencatan senjata di Jalur Gaza.

Indonesia memandang eskalasi kekerasan di Tepi Barat tersebut menguak maksud terselubung Israel untuk terus merongrong wilayah dan melanjutkan penjajahan mereka atas tanah Palestina.

“Pelanggaran hukum internasional oleh Israel menunjukkan niat utamanya: Menjadikan permanen pendudukan ilegalnya di wilayah Palestina,” demikian menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui media sosial X pada Sabtu.

Baca Juga :  Kodam XX/TIB Berduka, 1 Prajurit Meninggal Dunia saat Lakukan Evakuasi Korban Longsor di Padang Panjang

Indonesia memandang akar permasalahan konflik tersebut sedari awal adalah penolakan Israel untuk mengakui hak rakyat Palestina menentukan nasibnya sendiri.

Untuk itu, Indonesia senantiasa mendesak komunitas internasional mengambil tindakan tegas atas ketidakadilan yang diderita bangsa Palestina tersebut dan bekerja sama mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sesuai prinsip solusi dua negara.

Setelah gencatan senjata di Jalur Gaza dimulai pada 19 Januari, Israel justru melancarkan serangan ke Jenin dan kamp pengungsian Jenin di wilayah Tepi Barat Palestina pada Selasa (21/1), yang semakin menyebar ke desa-desa sekitar di hari keempat serangan.

Baca Juga :  Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Suara tembakan dan ledakan terdengar ketika buldoser-buldoser Israel menghancurkan infrastruktur dan pertokoan di kamp tersebut, kata para saksi, dilansir dari Anadolu.

Operasi militer Israel itu telah merenggut nyawa sekurangnya 12 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya, menurut otoritas Palestina.

Diperkirakan ada 3.000 keluarga yang mengungsi di kamp pengungsian Jenin selama dua bulan terakhir, termasuk beberapa ratus lainnya yang masuk dalam sepekan terakhir.

Media Israel melaporkan bahwa operasi tersebut merupakan upaya sang pemimpin, Benjamin Netanyahu, meyakinkan petinggi otoritas keuangan Israel Bezalel Smotrich yang menentang kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, supaya bertahan di pemerintahan.**

Baca Juga :  WNI Asal Rupat Riau Tewas Ditembak di Perairan Malaysia
Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdana Menteri dan Presiden Pakistan Jemput Langsung Presiden Prabowo di Bandara Islamabad
BAIS TNI-BNN Berhasil Amankan Buronan Internasional Dewi Astuti di Kamboja
Memperingati Hari Anak Sedunia, Kontingen Garuda INDORDB XXXIX-G MONUSCO Berbagi Perlengkapan Sekolah
Wapres Gibran Disambut Tarian Pantsula saat Tiba di Johannesburg
Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Kampanye Kesehatan di POB Komanda
Turki Rilis Perintah Penangkapan Netanyahu, Hamas Lontarkan Pujian
Salah Sebut Nama Prabowo Jadi Jokowi di KTT ASEAN, RTM Malaysia Minta Maaf
Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan ASEAN dalam Dunia yang Penuh Gejolak

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:25 WIB

Perdana Menteri dan Presiden Pakistan Jemput Langsung Presiden Prabowo di Bandara Islamabad

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:16 WIB

BAIS TNI-BNN Berhasil Amankan Buronan Internasional Dewi Astuti di Kamboja

Minggu, 23 November 2025 - 09:43 WIB

Memperingati Hari Anak Sedunia, Kontingen Garuda INDORDB XXXIX-G MONUSCO Berbagi Perlengkapan Sekolah

Sabtu, 22 November 2025 - 20:48 WIB

Wapres Gibran Disambut Tarian Pantsula saat Tiba di Johannesburg

Kamis, 20 November 2025 - 22:01 WIB

Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO Kampanye Kesehatan di POB Komanda

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page