SUARANEWS86.COM || Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa TNI dan Polri harus selalu bersikap mawas diri dan mengoreksi diri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Hal itu Prabowo sampaikan saat menghadiri acara Rapim TNI-Polri 2025 yang mengusung tema “Sinergisitas TNI Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita” yang berlangsung di Gedung Tribata, Kamis (30/1).
“Saya tentunya minta TNI dan Polri kita semua selalu mawas diri, selalu mengoreksi diri,” kata Prabowo usai acara tersebut kepada media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo mengatakan TNI-Polri menurut Prabowo memiliki peran yang sangat penting dalam menegakkan kedaulatan dan sebagai penegak hukum.
“Saya sampaikan peran mereka sangat penting. Mereka penegak kedaulatan, mereka penjaga kedaulatan, mereka penegak hukum,” ujarnya.
Untuk itu, Prabowo mengharapkan para pimpinan TNI-Polri harus menjadi pemimpin yang baik karena telah diberikan kepercayaan yang besar oleh rakyat.
“Jadi, saya tekankan mereka harus menjadi pemimpin yang baik, saya ingatkan bahwa mereka diharapkan oleh rakyat, mereka diberi kepercayaan yang besar oleh rakyat,” ujar Prabowo.
“Rakyat yang membiayai TNI dan Polri, TNI dan Polri harus mengayomi rakyat, harus melindungi rakyat,” lanjut dia.
Prabowo menekankan, pangkat yang disandang di pundak anggota TNI maupun Polri adalah penghormatan dari rakyat.
Oleh karena itu, ia menyatakan, perwira TNI dan Polri yang telah menyandang pangkat jenderal harus rela memberikan jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara Indonesia.
Menurut Prabowo, semakin tinggi pangkat yang disandang oleh para perwira, semakin besar pula tanggung jawab yang diemban karena pangkat tersebut adalah kuasa yang diberikan rakyat kepada TNI dan Polri.
“Kalau Saudara-saudara berani memakai pangkat jenderal, artinya Saudara harus yang pertama berani memberi nyawa Saudara untuk kepentingan bangsa dan negara. Itu arti pangkat yang diberikan,” kata Prabowo di hadapan ratusan perwira TNI-Polri.
Prabowo kemudian mengingatkan TNI-Polri untuk selalu berada di tengah rakyat dan turut serta dalam upaya membangun bangsa.
“Selalu menertibkan diri, selalu menjaga disiplin, dan saya tekankan mereka harus selalu di tengah-tengah rakyat harus selalu bersama rakyat, membangun, jadi TNI dan Polri kita adalah tentara rakyat, dan polisi rakyat,” imbuhnya. **




















