Polemik Dana BOSDA, Gubri Diminta Prioritaskan Dunia Pendidikan

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Polemik Pembayaran dana BOSDA Provinsi Riau tahun 2024 hingga tahun 2025. Yang mana dalam kunjungan awak media ke beberapa SMA Negeri khususnya SMAN yang berada di kota Pekanbaru, Kepala sekolah berkeluh kesah akibat dana BOSDA Tahun 2024 maupun BOSDA 2025 belum terealisasikan.

“Harapan kepala sekolah agar BOSDA segera terealisasikan demi menunjang kelancaran kegiatan sekolah”.

Beberapa waktu lalu, Plt Kadisdik Riau, Erisman Yahya menyebutkan jika Dana BOSDA 2024 sebagian besar masuk tunda bayar, sehingga untuk pembayarannya tentu menunggu audit BPK dan nanti masuk skema APBD-P 2025.

Selanjutnya dia menerangkan, untuk BOSDA 2025, Dinas Pendidikan Provinsi Riau sudah perintahkan PPTK terkait untuk segera membuat justifikasi agar segera bisa diproses dan dicairkan.

Namun hingga saat ini Bosda 2025 tak kunjung terealisasikan, ada dugaan kurangnya perhatian dari Gubernur Riau dalam memprioritaskan dunia pendidikan di Riau ini.

Diketahui beberapa waktu lalu Pemprov Riau sukses dalam melaksanakan kegiatan Jambore Karhutla 2025 di Kabupaten Siak. Yang pastinya menghabiskan anggaran cukup besar.

Akan hal itu, ada dugaan anggaran Bosda 2025 yang telah masuk tahap proses pencairan digunakan untuk kegiatan Jambore karhutla 2025 atau kegiatan lainnya.

Baca Juga :  Senam Sehat Rutin Di Lapas Narkotika Rumbai Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan WBP

Kemudian ada dugaan Gubernur Riau tidak mengindahkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar Pendidikan jadi prioritas utama.

Sebagai kontrol sosial yang peduli terhadap dunia pendidikan, kita sangat prihatin dengan kondisi keuangan pendidikan yang ada di Riau ini, akibatnya menjadikan kegiatan sekolah terhalang, dan miris melihat kepala sekolah harus di teror akibat hutang sana sini untuk menutupi kebutuhan sekolah.

Plt Kadisdik Riau Erisman saat di konfirmasi mengatakan, terkait pencairan BOSDA 2025 masih berproses,” sebutnya, Jumat (23/5/25).

Kemudian, Gubernur Riau saat diminta keterangannya terkait dugaan Riau belum sepenuhnya memprioritaskan pendidikan, dan soal pencairan BOSDA 2025, sampai berita ini dimuat belum memberi jawaban apapun. (Fa)

Baca Juga :  Mak Gadih Gembong Narkoba di Riau akan Segera di Miskinkan

 

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kolaborasi untuk Pembinaan, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Strategis dari Ditjenpas Secara Virtual
SPBU Nakal Merajalela, BASMI Riau Dalam Waktu Dekat Akan Menyurati PT Pertamina
Satgas TMMD ke 127 Bersama Masyarakat Lakukan Gotong Percepat Pembukaan Jalan
Pembangunan RTLH Pak Masrizal Mulai Memasuki Tahap Pemasangan Kuda-kuda Atap
Pembangunan Sumur Bor di Desa Kasang Limau Sundai Masuk Tahap Pemasangan Batu
Pembangunan RTLH Hamida sudah Masuk Tahap Pemasangan Rangka Atap
Miris! Siswi SMA Negeri 18 Pekanbaru Diduga Menjadi Korban Pelecehan Oknum Guru
Disnaker Pekanbaru Buka Posko Pengaduan, THR Wajib Dibayarkan Sebelum 8 Maret

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:22 WIB

Bangun Kolaborasi untuk Pembinaan, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Strategis dari Ditjenpas Secara Virtual

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:19 WIB

SPBU Nakal Merajalela, BASMI Riau Dalam Waktu Dekat Akan Menyurati PT Pertamina

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:53 WIB

Satgas TMMD ke 127 Bersama Masyarakat Lakukan Gotong Percepat Pembukaan Jalan

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:52 WIB

Pembangunan RTLH Pak Masrizal Mulai Memasuki Tahap Pemasangan Kuda-kuda Atap

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:49 WIB

Pembangunan RTLH Hamida sudah Masuk Tahap Pemasangan Rangka Atap

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page