SUARANEWS86.COM || Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heriawan resmi melepas keberangkatan 290 personel Polda Riau untuk membantu penanganan bencana di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (29/11/2025).
Polda Riau mengerahkan personel BKO beserta armada pendukung, mulai dari 5 bus Brimob, 4 truk peralatan Brimob, mobil water treatment, mobil penghasil air, 3 bus Ditsamapta, rantis K-9, rantis SAR, ambulans Biddokkes, mobil DVI, truk Polairud, mobil tanki logistik BBM, hingga perangkat komunikasi seperti repeater, Vicon, HT Motorola, dan internet satelit Starlink.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa kehadiran Polda Riau bukan hanya untuk melayani masyarakat di wilayah hukum setempat, tetapi juga untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak bencana di provinsi tetangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Irjen Pol Herry Heriawan mengungkapkan bahwa situasi di Kabupaten Agam masih memprihatinkan, di mana sekitar 200 orang dilaporkan belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan. Untuk mendukung operasi kemanusiaan tersebut, Polda Riau akan mendirikan pos DVI post mortem, mengerahkan tim Dokkes, anjing pelacak, dan menyiapkan dapur lapangan.
“Semoga rekan-rekan yang berangkat dapat memberikan pelayanan terbaik. Kita hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumbar,” ujar Kapolda.
Selain pengerahan personel, Kapolda Riau juga mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk ikut membantu pengiriman bantuan berupa selimut dan makanan instan ke Sumbar, Sumut, dan Aceh. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk dukungan sangat berarti, baik berupa tenaga, donasi, maupun dukungan moril.
“Saya minta semuanya membantu semaksimal mungkin. Jika tidak bisa turun ke lokasi, berikan dukungan melalui donasi atau bantuan lainnya. Kita harus bekerja kolektif, bukan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Kapolda turut mengingatkan para personel yang diberangkatkan agar selalu menjaga keselamatan, mengingat kondisi di lokasi bencana masih rawan dan tidak dapat diprediksi.
Ia meminta agar seluruh anggota bergerak dalam kelompok, saling mengawasi, serta memanfaatkan seluruh sarana prasarana yang telah disiapkan, termasuk motor trail untuk mobilisasi.
“Sampai di sana, tanyakan tugas masing-masing. Yang punya kemampuan rescue, segera dibagi per tim. Laksanakan piket siaga per satu hingga dua jam, sehingga jika terjadi situasi darurat, kalian dapat segera merespons,” pesannya.
Keberangkatan ratusan personel Polda Riau ini diharapkan mampu mempercepat penanganan bencana sekaligus memberikan dukungan penuh bagi warga yang terdampak di Sumatera Barat. **
Editor : Reza


























