Pemindahan Warga Binaan Risiko Tinggi dari Riau ke Nusakambangan: Langkah Tegas Wujudkan Lapas Bersih dan Tertib

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus berkomitmen meningkatkan keamanan dan ketertiban di seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Indonesia. Hingga akhir tahun 2025, total 1.882 warga binaan pemasyarakatan (WBP) berisiko tinggi (high risk) dari berbagai wilayah telah dipindahkan ke lapas dengan pengamanan maksimum dan super maksimum di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari program nasional untuk meniadakan gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus menerapkan pola pembinaan yang sesuai dengan tingkat risiko masing-masing WBP.

“Sampai dengan menjelang akhir tahun ini, total sudah 1.882 warga binaan high risk dari seluruh Indonesia kami pindahkan ke Nusakambangan. Kami berharap upaya ini memberikan dampak besar bagi peningkatan keamanan dan ketertiban di lapas serta rutan di daerah, khususnya dalam mewujudkan zero peredaran narkotika dan handphone ilegal, sebagaimana arahan Menteri Agus Andrianto,” ujar Mashudi.

Pemindahan terbaru dilakukan pada Sabtu, 27 Desember 2025, melibatkan 130 WBP risiko tinggi dari wilayah Riau dan Jambi. Beberapa di antaranya berasal dari unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Provinsi Riau, termasuk Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Setibanya di Nusakambangan, mereka ditempatkan di berbagai lapas pengamanan ketat, yaitu:

– 5 orang di Lapas Batu
– 31 orang di Lapas Karanganyar
– 17 orang di Lapas Besi
– 30 orang di Lapas Gladakan
– 17 orang di Lapas Narkotika
– 30 orang di Lapas Ngaseman

Baca Juga :  Fortuner Tergelincir di Tol Bangkinang, Satu Luka Berat dan Dua Luka Ringan

Proses pemindahan ini langsung dikawal ketat oleh Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, petugas Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kantor Wilayah Ditjenpas Riau dan Jambi, serta dukungan dari pihak kepolisian. Kepala Lapas Batu sekaligus Koordinator Wilayah Nusakambangan, Irfan, memastikan penerimaan WBP dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk pemeriksaan kesehatan dan administrasi.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyambut baik kebijakan ini, karena semakin mendukung upaya menjadikan lapas di Riau sebagai tempat pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif. “Pemindahan WBP high risk ini membantu kami fokus pada program pembinaan yang lebih optimal bagi penghuni lainnya, serta mendukung visi lapas bersih dari narkoba dan gangguan kamtib,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemko Pekanbaru akan Pasang Wifi Gratis Sebanyak 1.000 Titik

Tujuan utama program ini adalah perubahan perilaku WBP agar lebih baik, menyadari kesalahan, dan siap kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang produktif.

Kanwil Ditjenpas Riau terus bersinergi dengan Ditjenpas RI untuk memastikan implementasi program ini berjalan lancar, demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang maju dan berintegritas di Provinsi Riau. (Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Adat Air Tiris Soroti Sengketa Lahan, Tegaskan Status Hak Komunal
Semangat Menuntut Ilmu, Santri Aktif Ikuti Pembelajaran Ngaji dan Fiqih
Deteksi Dini Guna Perkuat Keamanan, Seksi Kamtib Laksanakan Pemeliharaan Sarana Pengamanan di Blok Hunian
Ada Mantan Menantu Saat Kejadian Pembunuhan IRT di Rumbai, Anak Ngaku Tak Tahu
Wahyudi El Panggabean Appresiasi Journalist Capabality Building Tanoto Foundation
Pembunuhan IRT di Jalan Kurnia 2 Rumbai Mulai Terungkap, Polisi Amankan Anak Kandung
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton
Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu Kebut Perakitan Pondasi Jembatan Gantung Garuda

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:21 WIB

Tokoh Adat Air Tiris Soroti Sengketa Lahan, Tegaskan Status Hak Komunal

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

Semangat Menuntut Ilmu, Santri Aktif Ikuti Pembelajaran Ngaji dan Fiqih

Kamis, 30 April 2026 - 15:58 WIB

Deteksi Dini Guna Perkuat Keamanan, Seksi Kamtib Laksanakan Pemeliharaan Sarana Pengamanan di Blok Hunian

Kamis, 30 April 2026 - 14:37 WIB

Ada Mantan Menantu Saat Kejadian Pembunuhan IRT di Rumbai, Anak Ngaku Tak Tahu

Kamis, 30 April 2026 - 13:01 WIB

Pembunuhan IRT di Jalan Kurnia 2 Rumbai Mulai Terungkap, Polisi Amankan Anak Kandung

Berita Terbaru