Penambangan Galian C Ilegal Marak Beroperasi di Sumenep, Pemerintah Dinilai Kurang Tegas

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sumenep — Maraknya operasi tambang galian C ilegal di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diduga akibat lemahnya penindakan. Mereka merasa aman saat menjalankan bisnisnya meskipun keberadaanya tidak taat aturan.

Terdapat beberapa lokasi yang dijadikan operasi tambang galian C ilegal yang mendapatkan sorotan tajam. Mengingat dampak buruknya bagi lingkungan.

“Bisa jadi ini akibat lemahnya penindakan oleh pemerintah dan pihak terkait,” kata Syafrawi pengamat hukum di Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menuturkan, terdapat beberapa lokasi usaha yang sering beroperasi berdasarkan data yang dimilikinya, salah satunya di Kecamatan Kota Sumenep, Pragaan, Manding dan Kecamatan Batuan.

Baca Juga :  Guna Meningkatkan Integritas dan Kepatuhan Internal, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Pengawasan Internal

Menurutnya, Aktivitas pertambangan galian C ilegal itu selain merusak alam dan lingkungan, juga bisa merugikan Negara akibat ketidak taatan pembayaran pajak.

“Izin belum terbit harus ditutup sementara, sambil pemerintah daerah jemput bola membantu memfasilitasi pengelola untuk ngurus izinnya, kita tidak menampik bahwa pemerintah butuh investor tapi harus ada asas manfaatnya ke daerah,” tegas dia.

Syafrawi menekankan semua aturan penambangan harus ditegakkan di bumi sumekar ini. Kondisi itu bergantung kepada ketegasan pemerintah daerah.

“Kalau masih mokong tidak mau ngurus izin harus ditutup secara permanen, ini kuncinya ada di pemerintah daerah,” ucap Ketua Peradi Madura Raya itu.

Baca Juga :  Modal Awal Melaksanakan Tugas, 146 Orang CPNS Ikuti Orientasi di Lingkungan Lapas Pekanbaru

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Arif Susanto belum bisa dikonfirmasi mengenai langkah yang akan dilakukan berkaitan dengan aktivitas tambang galian C di Sumenep. Saat dikonfirmasi melalui saluran pesan Whatapps tidak merespon hingga berita ini ditulis.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengakui saat ini belum ada usaha tambang yang mengantongi ijin. Meski begitu kata dia untuk pembuatan ijin diluar kewenangan pemerintah daerah. (Ions)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Mewujudkan Zero Halinar, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Insidentil
Lapas Pekanbaru Laksanakan Kegiatan Pelepasan Pejabat dan Purna Bakti Pegawai
Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan LTD
Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa Laksanakan Komsos dan Patroli Malam
Pererat Kedekatan, Babinsa Laksanakan Silaturahmi dengan Warga Binaan
Jalin Keakraban dengan Mitra Karib, Babinsa Koramil 01/Rengat Laksanakan Komsos di Wilayah Binaan
Lapas Narkotika Rumbai Gelar Acara Pelepasan Pejabat Lama dan Perkenalan Pejabat Baru
Banjir Rendam Rumah di Kecamatan Rumbai Timur, Basarnas Evakuasi 6 Warga Tengah Malam

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:36 WIB

Dalam Mewujudkan Zero Halinar, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Insidentil

Minggu, 19 April 2026 - 13:03 WIB

Satgas Jembatan Kodim 0302/Inhu Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan LTD

Minggu, 19 April 2026 - 13:02 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa Laksanakan Komsos dan Patroli Malam

Minggu, 19 April 2026 - 13:01 WIB

Pererat Kedekatan, Babinsa Laksanakan Silaturahmi dengan Warga Binaan

Minggu, 19 April 2026 - 13:00 WIB

Jalin Keakraban dengan Mitra Karib, Babinsa Koramil 01/Rengat Laksanakan Komsos di Wilayah Binaan

Berita Terbaru

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K

Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Motif 2 Terduga Pelaku Penikaman Nus Kei, Dipicu Karena Dendam

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:30 WIB

Hukum dan Kriminal

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam OTK di Bandara

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:22 WIB