Waduh! Malaysia Klaim Tradisi Pacu Jalur, Dinas Pariwisata: Ini Milik Kuansing Riau

- Redaksi

Minggu, 6 Juli 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Tradisi Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menjadi sorotan publik usai tarian anak di ujung jalur mendadak viral di media sosial, termasuk di luar negeri.

Namun, muncul sejumlah komentar yang mengklaim bahwa tradisi itu berasal dari Malaysia. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, Roni Rakhmat, menegaskan bahwa Pacu Jalur adalah warisan budaya asli Indonesia yang berasal dari Kuantan Singingi, Riau.

“Kami memahami dinamika media sosial. Namun, perlu ditegaskan bahwa Pacu Jalur adalah warisan budaya asli Indonesia, spesifiknya dari Kuantan Singingi, Riau,” kata Roni kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (4/7/2025)

la menduga klaim tersebut muncul karena kedekatan budaya dan geografis antara Riau dan Malaysia yang memang masih dalam rumpun Melayu.

“Pacu Jalur adalah milik Kuantan Singingi, Riau. Kami akan terus mengedukasi masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri, tentang keaslian dan kekayaan budaya Pacu Jalur ini,” ujar Roni

Roni juga mengatakan bahwa Pacu Jalur saat ini sedang diusulkan untuk masuk ke dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO.

Kita berharap, Pacu Jalur secepatnya diakui UNESCO. Karena tradisi ini tidak hanya sekadar lomba pacu jalur, tetapi memiliki nilai sejarah dan budaya yang mendalam,” ucapnya.

Baca Juga :  Budaya Hedonisme Akar Prilaku Korup, Wahyudi El Panggabean : "Pers Riau Harus Awasi Sikap Hedonis Pejabat Daerah"

Dalam setiap perlombaan Pacu Jalur, akan terlihat seorang anak kecil yang berdiri di ujung perahu dan menari-nari. Anak ini disebut sebagai “Togak Luan”. Tarian dilakukan saat jalur berada di posisi terdepan, sebagai sinyal kepada penonton di sepanjang lintasan.

Iven Pacu Jalur Kuansing diadakan setiap tahun di Sungai Kuantan, dengan puncak acara biasanya berlangsung pada 20 hingga 25 Agustus. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktifitas Kendaraan Gudang Elisa Tetap Berjalan Seperti Biasa, Diduga Dishub Pekanbaru Tutup Mata
Bangun Kolaborasi untuk Pembinaan, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Strategis dari Ditjenpas Secara Virtual
SPBU Nakal Merajalela, BASMI Riau Dalam Waktu Dekat Akan Menyurati PT Pertamina
Satgas TMMD ke 127 Bersama Masyarakat Lakukan Gotong Percepat Pembukaan Jalan
Pembangunan RTLH Pak Masrizal Mulai Memasuki Tahap Pemasangan Kuda-kuda Atap
Pembangunan Sumur Bor di Desa Kasang Limau Sundai Masuk Tahap Pemasangan Batu
Pembangunan RTLH Hamida sudah Masuk Tahap Pemasangan Rangka Atap
Miris! Siswi SMA Negeri 18 Pekanbaru Diduga Menjadi Korban Pelecehan Oknum Guru

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:27 WIB

Aktifitas Kendaraan Gudang Elisa Tetap Berjalan Seperti Biasa, Diduga Dishub Pekanbaru Tutup Mata

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:22 WIB

Bangun Kolaborasi untuk Pembinaan, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Strategis dari Ditjenpas Secara Virtual

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:19 WIB

SPBU Nakal Merajalela, BASMI Riau Dalam Waktu Dekat Akan Menyurati PT Pertamina

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:53 WIB

Satgas TMMD ke 127 Bersama Masyarakat Lakukan Gotong Percepat Pembukaan Jalan

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:51 WIB

Pembangunan Sumur Bor di Desa Kasang Limau Sundai Masuk Tahap Pemasangan Batu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page